Sabtu, Oktober 10, 2026

Prabowo Sentil Peserta Demo: Ditanya Tuntutan Tak Mengerti

WIB

Aliansi.co,Gorontalo– Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya peserta aksi demonstrasi yang disebut mengaku menerima bayaran Rp200 ribu.

Prabowo mengaku heran karena, berdasarkan cerita yang diterimanya, sebagian peserta bahkan tidak memahami isu yang menjadi alasan mereka turun ke jalan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Prabowo mengatakan dirinya mengetahui adanya pihak-pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi.

Meski demikian, ia menegaskan tidak mempermasalahkan penyampaian aspirasi melalui demonstrasi.

Baca Juga :  Kisah Jemaah Berumur Seabad dari Aceh, Jual Tanah Demi Berhaji

“Saudara-saudara sekalian, hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi nggak apa-apa, main demo,” kata Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Ia kemudian menceritakan adanya peserta aksi yang disebut tidak dapat menjelaskan tuntutan demonstrasi saat ditanya.

Menurut Prabowo, mereka justru mengaku datang karena memperoleh imbalan uang.

“Ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa, ya? Hmm. Kami dibayar Rp200 ribu, gitu, kan. Tapi ada. Saya nggak mengerti,” ujarnya.

Baca Juga :  Sulit Lewat Darat, Jokowi Pakai Hercules Kirim Bantuan ke Gaza

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kekompakan di tengah persaingan Indonesia dengan negara-negara lain.

Ia mengibaratkan bangsa Indonesia sebagai satu kesebelasan yang tengah bertanding dan membutuhkan dukungan dari para suporternya.

“Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak,” ucap Prabowo.

Menurut dia, kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan apabila terdapat kekurangan.

Namun, kritik tersebut sebaiknya disampaikan dengan tujuan memperbaiki, bukan menjatuhkan pihak yang sedang bekerja.

Baca Juga :  Lukas Enembe Meninggal Dunia di RSPAD, Sempat Minta Bantuan untuk Berdiri

“Kalau ada yang kurang, teman yang kurang, tim kita lagi main, ya mainnya kurang bagus, ya tetap disuporter. Nanti begitu sudah selesai pertandingan, baru dikoreksi,” kata Prabowo.

Prabowo menilai sikap gemar mencela atau merendahkan pihak sendiri ketika Indonesia sedang menghadapi tantangan justru dapat melemahkan semangat kebangsaan.

“Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin. Teman sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...