Kamis, Juni 25, 2026

Prabowo Sentil Peserta Demo: Ditanya Tuntutan Tak Mengerti

WIB

Aliansi.co,Gorontalo– Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya peserta aksi demonstrasi yang disebut mengaku menerima bayaran Rp200 ribu.

Prabowo mengaku heran karena, berdasarkan cerita yang diterimanya, sebagian peserta bahkan tidak memahami isu yang menjadi alasan mereka turun ke jalan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Prabowo mengatakan dirinya mengetahui adanya pihak-pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi.

Meski demikian, ia menegaskan tidak mempermasalahkan penyampaian aspirasi melalui demonstrasi.

Baca Juga :  Jemaah Haji RI Masuk Fase Pemulangan, Begini Himbauan PPIH

“Saudara-saudara sekalian, hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi nggak apa-apa, main demo,” kata Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Ia kemudian menceritakan adanya peserta aksi yang disebut tidak dapat menjelaskan tuntutan demonstrasi saat ditanya.

Menurut Prabowo, mereka justru mengaku datang karena memperoleh imbalan uang.

“Ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa, ya? Hmm. Kami dibayar Rp200 ribu, gitu, kan. Tapi ada. Saya nggak mengerti,” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi: Ideologi Pancasila Membuat Indonesia Diakui Dunia

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kekompakan di tengah persaingan Indonesia dengan negara-negara lain.

Ia mengibaratkan bangsa Indonesia sebagai satu kesebelasan yang tengah bertanding dan membutuhkan dukungan dari para suporternya.

“Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak,” ucap Prabowo.

Menurut dia, kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan apabila terdapat kekurangan.

Namun, kritik tersebut sebaiknya disampaikan dengan tujuan memperbaiki, bukan menjatuhkan pihak yang sedang bekerja.

Baca Juga :  Mantan Panglima TNI Serang Balik Hercules, Tak Terima Sutiyoso Dikatai Bau Tanah

“Kalau ada yang kurang, teman yang kurang, tim kita lagi main, ya mainnya kurang bagus, ya tetap disuporter. Nanti begitu sudah selesai pertandingan, baru dikoreksi,” kata Prabowo.

Prabowo menilai sikap gemar mencela atau merendahkan pihak sendiri ketika Indonesia sedang menghadapi tantangan justru dapat melemahkan semangat kebangsaan.

“Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin. Teman sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...