Minggu, Oktober 4, 2026

88 Perwira Polri Dimutasi, 19 Jabatan Kapolda Ikut Berganti, Berikut Nama-namanya

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen), dengan 70 personel di antaranya mendapatkan promosi atau menempati jabatan baru.

Dalam mutasi tersebut, sejumlah pejabat utama Mabes Polri hingga 19 jabatan kepala kepolisian daerah (Kapolda) mengalami pergantian.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Rangkaian pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira yang mendapat penugasan baru dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Ruang Pertemuan Utama (Rupattama) Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memenuhi kebutuhan institusi sekaligus mendukung pembinaan karier personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya dikutip Minggu (4/10/2026).

Baca Juga :  Jokowi Hargai Pengunduran Diri Mahfud MD dari Menkopolhukam

Di tingkat Mabes Polri, sejumlah jabatan pejabat utama (PJU) mengalami pergantian.

Jabatan tersebut meliputi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, dan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Selain itu, mutasi mencakup jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena), Asisten Logistik (Aslog), Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM), Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam), Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK), serta Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror (Kadensus 88 AT) Polri.

Pergantian juga dilakukan pada jabatan Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, Kepala Kortastindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor), dan Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri.

Sementara itu, pada tingkat kewilayahan, mutasi meliputi 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepulauan Riau, Riau, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga :  Usai Sufmi Dasco, Kini Giliran Budi Arie Disebut Terseret Kasus Judi Online

Selain mutasi dan sertijab, kegiatan di Mabes Polri juga dirangkaikan dengan Korps Raport kenaikan pangkat 23 Pati Polri ke dan dalam golongan perwira tinggi.

Dari jumlah itu, tujuh personel naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 personel menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan dua personel menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Adapun 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. adalah Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Baca Juga :  Mutasi Akhir Tahun Polri, 16 Polwan Jadi Kombes hingga Kapolres

Sementara itu, dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby.

Johnny mengatakan Kapolri berharap para personel yang mendapat amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Mereka juga diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta melanjutkan program yang telah berjalan.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Menurut Johnny, mutasi dan kenaikan pangkat tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di tingkat Mabes Polri maupun di wilayah.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...