Jumat, Oktober 9, 2026

Kelakar Prabowo soal Orang Indonesia Timur: Cepat Naik, Tapi Cepat Turun

WIB

Aliansi.co, Halmahera Tengah -Presiden Prabowo Subianto berkelakar mengenai karakter masyarakat Indonesia Timur yang disebutnya memiliki kebiasaan makan banyak, etos kerja tinggi, dan emosi yang cepat naik tetapi juga cepat mereda.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP),   Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Prabowo awalnya mengingatkan jajaran direksi dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut agar memahami karakter para pekerja yang sebagian besar berasal dari Indonesia Timur.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Bonus Hari Raya Pengemudi Online Harus Berbentuk Uang Tunai

“Untuk direksi IWIP, direksi perusahaan-perusahaan di kawasan ini, karena saudara-saudara telah bekerja cukup lama dan karyawan saudara sebagian besar orang Indonesia Timur, pasti saudara memahami bahwa jatah makan karyawan saudara harus lebih banyak dari yang lain,” kata Prabowo, dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/10/2026).

Prabowo mengaku memahami kebiasaan masyarakat Indonesia Timur karena dirinya juga memiliki darah Indonesia Timur.

Ia kemudian mengaitkan kelakar tersebut dengan pengalamannya di lingkungan militer.

Menurut Prabowo, kebutuhan logistik prajurit asal Indonesia Timur perlu diperhitungkan karena konsumsi makanan mereka cukup besar.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik Lebaran, Prabowo Minta Kementerian PU Tangani Jalan Bopeng

“Kalau di tentara kita harus tahu, kalau anak buah dari Indonesia Timur, waduh, ransum yang 10 hari, habis 9 hari. Jadi, kita harus tambah,” tuturnya.

Meski melontarkan kelakar mengenai kebiasaan makan, Prabowo juga mengakui etos kerja masyarakat Indonesia Timur yang dikenal sangat tinggi.

Prabowo selanjutnya melontarkan kelakar mengenai karakter emosional masyarakat Indonesia Timur yang menurutnya gampang naik, tetapi mudah turun lagi.

Ia mengingatkan para pimpinan perusahaan untuk memahami karakter tersebut ketika berinteraksi dengan para pekerja.

Baca Juga :  Kapolri Ingatkan Kasatwil Waspadai Ancaman Teroris Ganggu Tahapan Pemilu 2024

“Orang Indonesia Timur harus hati-hati juga, mereka ini cepat naik, tapi cepat turun lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, Prabowo menilai masyarakat Indonesia Timur memiliki kesetiaan yang kuat, terutama ketika sudah menaruh kepercayaan kepada seseorang.

“Dan, orang Indonesia Timur itu setia. Kalau hatinya sudah dipegang, dia akan setia sampai mati,” ucapnya.

Prabowo kemudian menegaskan kembali kedekatannya dengan masyarakat Indonesia Timur melalui kelakar yang disampaikannya dalam sambutan tersebut.

“Betul? Ini orang setengah Indonesia Timur soalnya yang bicara ini,” kata Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...