Kamis, Oktober 15, 2026

Lantik 282 Guru Fungsional, Pramono: Sekarang Jakarta Menjadi Kota Pelajar Nomor Satu

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta kini menjadi kota pelajar nomor satu di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dengan 282 di antaranya merupakan guru, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Pramono menegaskan, tenaga pendidik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para guru, khususnya guru fungsional yang baru dilantik, atas peran mereka dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta.

Baca Juga :  DPRD Sororti Potensi Kebocoran PAD dan Parkir Liar di Jakarta

“Karena Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia,” ujar Pramono.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain memperluas wawasan dan keterampilan, pendidikan juga membuka peluang bagi keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi mereka.

Karena itu, Pramono meminta para guru tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Baca Juga :  M Anwar Dicopot, Syafrin Liputo Didapuk Jadi Wali Kota Jakarta Selatan

Ia menekankan pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan, perundungan, hingga pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.

Ia berharap sekolah dapat menjadi tempat yang mendukung perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter anak.

Untuk menunjang hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pembenahan fasilitas sekolah dan perluasan akses bantuan pendidikan.

Pembenahan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi siswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga :  Jalan Lenteng Agung Kembali Dibuka, Rano Karno Puji Kerja Cepat Sudin SDA

Pramono mengingatkan agar seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik agar menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi dalam organisasi pemerintahan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jabatan itu amanah dan sekaligus ujian. Kesempatan ini gunakanlah sebaik-baiknya. Saya berharap jabatan yang disandang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak dan organisasi,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...