Jumat, Oktober 9, 2026

Zikir Kebangsaan di Istana, Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Saling Menghormati

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas situasi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang dapat terkendali dan kembali pulih.

Jokowi menuturkan bahwa nikmat yang patut disyukuri tersebut juga dapat tercapai berkat kerja keras dan gotong royong seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat.

Hal itu disampaikan Jokowi saat acara Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, tadi malam (1/7/2023).

Baca Juga :  Saran Jokowi kepada Menteri PAN-RB, Kenaikan Pangkat ASN 6 Kali dalam Setahun

“Tentu saja tidak lepas dari ketangguhan, kegigihan, kesabaran, tawakal kita bersama dalam menghadapi tantangan. Dan di mana akar dari semua itu adalah kepercayaan kita kepada Allah Swt, kita berserah diri dan juga berikhtiar,” ucap Jokowi.

Jokowi menyebut bahwa situasi di Tanah Air yang telah kembali normal saat ini patut disyukuri.

Jokowi pun mengingatkan kembali bahwa pada saat pandemi Covid-19, seluruh lapisan masyarakat saling membantu dan bekerja bergotong royong bersama-sama.

Baca Juga :  Demi Progam MBG, Prabowo Alirkan Rp 335 Triliun ke Desa-desa

“Kita ingat saat Covid semua bekerja bergotong royong. Yang sakit ada yang dikirimi makanan, saya ingat itu. Yang sakit diisolasi tapi tetangganya mengirim buah-buahan. Inilah berkat gotong royong seluruh lapisan masyarakat, Covid bisa kita atasi,” ujarnya.

Dia menuturkan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan beragama yang baik.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, sikap toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Daerah di NTB Sedot Anggaran Rp 211 Miliar, Jokowi: Uang yang Tidak Kecil

“Marilah kita terus merawat kerukunan kita, merawat toleransi kita, sikap saling menghormati, sikap saling menolong agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...