Sabtu, Oktober 3, 2026

Momen Presiden Jerman Panggil Prabowo “Yang Mulia” saat Bahas Prospek Kerja Sama

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Momen menarik terjadi dalam kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, ke Indonesia.

Dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026), Steinmeier menyapa Presiden RI Prabowo Subianto dengan sebutan “Presiden Yang Mulia” saat membahas prospek kerja sama kedua negara.

Penyebutan tersebut disampaikan Steinmeier ketika mengungkapkan keyakinannya bahwa hubungan Indonesia dan Jerman akan semakin menguntungkan kedua belah pihak di masa mendatang.

“Bapak Presiden, Yang Mulia, saya rasa itu menguntungkan bagi kedua belah pihak, bagi kedua negara kita,” kata Steinmeier dilansir dari tayangan YouTube Setpres.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Puji Paul Keating sebagai Sosok Berpengalaman dan Visioner

Dalam kesempatan itu, Presiden Jerman menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah Indonesia.

Ia mengaku senang dapat kembali mengunjungi Indonesia, yang menurutnya memiliki posisi penting dalam hubungan luar negeri Jerman.

“Saya gembira bisa kembali berkunjung ke Indonesia. Ini merupakan keempat kalinya saya berkunjung ke sini. Jumlah kunjungan ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan dengan Indonesia bagi kami di Jerman,” ujarnya.

Steinmeier menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Jerman terus berkembang sejak kedua negara menandatangani Deklarasi Jakarta pada 2012.

Ia menilai kerja sama yang telah terjalin selama ini masih memiliki ruang yang sangat besar untuk diperluas di berbagai sektor strategis.

Baca Juga :  Prabowo Sindir Direksi BUMN: Bekerja Seenaknya, Pemerintah Tak Dianggap

“Tadi Anda sudah katakan betapa pentingnya keanekaragaman topik yang kita bicarakan dan betapa banyak perkembangannya selama beberapa tahun akhir ini, dan betapa besarnya potensi untuk bisa dikembangkan lagi,” katanya.

Selain membahas hubungan bilateral, Steinmeier juga menyoroti peran Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas regional melalui kiprahnya di ASEAN.

“Indonesia merupakan faktor stabilitas penting di dalam kawasan ASEAN dan kami melihat bahwa Indonesia tidak hanya yakin akan peran itu, tetapi juga terus mengembangkan peran pentingnya,” tutur Steinmeier.

Baca Juga :  Momen Presiden Prabowo Mengenakan Setelan Khas Penuhi Undangan Perayaan Hari Bastille Paris

Di bidang ekonomi, Presiden Jerman menyambut positif penandatanganan Indonesia–Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Ia berharap proses ratifikasi dapat segera berjalan sehingga manfaat perjanjian tersebut dapat dirasakan oleh dunia usaha kedua negara.

“Perjanjian ini mengandung potensi yang sangat besar. Dan dengan itu dimungkinkan investasi baru dan juga memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah dari Jerman untuk mereka dibuka jalan untuk mengadakan investasi di Indonesia,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...