Aliansi.co, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) mendistribusikan berbagai kebutuhan dasar bagi penyintas kebakaran di Jalan Subur Ujung RT 07 RW 13, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi.
Bantuan yang disalurkan mulai dari perlengkapan mandi, kebutuhan tidur, makanan, hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak.
Penyaluran bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo.
Bantuan diberikan secara bertahap untuk memastikan kebutuhan para penyintas selama masa tanggap darurat dapat terpenuhi.
Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, mengatakan bantuan tahap awal difokuskan pada kebutuhan esensial warga yang terdampak kebakaran.
“Pada tahap awal, bantuan dasar yang diserahkan meliputi 30 buah sikat gigi, handuk, sabun mandi, selimut, dan kasur lipat,” ujar Bernard, Selasa (6/10/2026).
Selain kebutuhan pribadi dan perlengkapan tidur, kata Bernard, Sudin Sosial Jaksel juga menyalurkan tiga dus kopi, 500 buah gelas, enam kilogram gula, 39 lembar terpal, 60 lembar matras, tujuh paket family kids, serta tas goody bag.
Bantuan kemudian diperluas untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan aktivitas harian anak-anak penyintas kebakaran.
Perlengkapan yang diberikan terdiri dari satu stel seragam SMA, enam stel seragam SMP, lima stel seragam SD, 12 buah tas punggung, 12 pasang sepatu kets, 24 pasang kaos kaki, serta 12 buah goody bag.
Bernard menambahkan, kebutuhan konsumsi para penyintas juga menjadi perhatian selama masa tanggap darurat.
Pemkot Jaksel juga menyediakan makanan siap saji dan air mineral secara rutin.
“Kami juga menyediakan makanan siap saji dan air mineral masing-masing 150 boks per hari dan terus berlangsung selama tujuh hari penuh sesuai dengan durasi masa tanggap darurat yang ditetapkan,” katanya.
Salah satu penyintas, Arlela, mengaku bersyukur atas bantuan yang telah berdatangan dari berbagai pihak.
Menurutnya, bantuan tersebut setidaknya dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Meski demikian, Arlela berharap bantuan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan selama masa tanggap darurat.
Ia bersama warga terdampak lainnya berharap adanya bantuan lanjutan, termasuk untuk pembangunan kembali rumah yang terbakar.
“Semoga kami bisa kumpul kembali dengan keluarga dengan kondisi rumah seperti sebelumnya. Kami ingin beristirahat dengan baik di rumah,” tandasnya.
Sebagai informasi, kebakaran di Jalan Subur Ujung RT 07 RW 13, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, terjadi pada Sabtu (3/10) sore.
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga terdampak dan membutuhkan penanganan serta bantuan selama masa tanggap darurat.
