Sabtu, Oktober 17, 2026

Pemkot Jaksel Identifikasi Penularan TB, Sasar 100 Orang Per Hari

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggencarkan identifikasi penularan Tuberkulosis (TB) dengan mengintegrasikan pemeriksaan penyakit tersebut dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Upaya itu dilakukan dengan membuka layanan CKG di sejumlah titik yang lebih dekat dengan permukiman warga, salah satunya di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kampung Perigi, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, penanganan TB membutuhkan perhatian serius karena penyakit tersebut memiliki risiko penularan yang tinggi apabila pasien tidak segera teridentifikasi.

Baca Juga :  Menkes Ungkap Warga RI Pengidap TBC 969 Ribu, yang Berkeliaran 400 Ribu

“Karena jika salah satu pasien TB tidak teridentifikasi dengan baik, potensi penularannya sangat masif di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” kata Syafrin, Selasa (1/9/2026).

Menurut dia, integrasi program CKG dengan upaya penanggulangan TB memungkinkan pemerintah menemukan kasus lebih awal sekaligus memberikan penanganan lanjutan kepada warga yang membutuhkan.

“Melalui CKG yang dikombinasikan dengan penanggulangan TB ini, kami bisa langsung mengidentifikasi kasus dan memberikan penanganan tindak lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Masa Tenang Pemilu 2024, Forkopimko Jaksel Perkuat Koordinasi Bersama KPU dan Bawaslu

Syafrin menjelaskan, CKG pada dasarnya disiapkan di fasilitas kesehatan (faskes).

Namun, pemerintah perlu mendekatkan layanan tersebut kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses untuk mendatangi fasilitas kesehatan.

Untuk itu, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan menyiapkan 631 titik lokasi pemeriksaan yang tersebar di wilayah permukiman warga.

RPTRA menjadi salah satu lokasi yang dimanfaatkan untuk mendekatkan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Setiap titik pemeriksaan ditargetkan dapat menjaring sekitar 100 peserta per hari.

Baca Juga :  Wali Kota Ajak Majelis Taklim Dukung GEMPAR untuk Cegah Kebakaran di Jaktim

Guna mengoptimalkan penjangkauan, Pemkot Jakarta Selatan juga melibatkan berbagai unsur kewilayahan dan masyarakat. Camat, lurah, ketua RT/RW, kader Posyandu hingga kader Dasawisma digerakkan untuk meningkatkan kesadaran warga agar memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tersebut.

Syafrin mengimbau masyarakat tidak menunggu munculnya keluhan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.

“Saya mengimbau masyarakat proaktif melakukan cek kesehatan gratis. Lebih baik mencegah dan mendeteksi dini daripada mengobati setelah sakit, karena proses pengobatan TB itu panjang dan dapat mengganggu aktivitas,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...