Sabtu, Oktober 3, 2026

Di Hadapan Ratusan Perwira TNI-Polri, Presiden Prabowo Singgung Nyawa Jenderal 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Gedung Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (301/2025).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung para jenderal yang harus berani mengorbankan nyawanya demi kepentingan bangsa dan negara.

“Pangkat yang saudara sandang, bintang-bintang yang saudara sandang, bintang yang ada pundakmu, itu artinya adalah penghormatan dari rakyat. Penghormatan dari rakyat karena rakyat menyerahkan nasib keamanan mereka kepada saudara-saudara,” kata Presiden Prabowo dihadapan ratusan perwira TNI-Polri yang mengikuti Rapim, Kamis.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Bonus Hari Raya Pengemudi Online Harus Berbentuk Uang Tunai

“Kalau saudara berani memakai pangkat jenderal, artinya saudara harus yang pertama berani memberi nyawa saudara untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu arti pangkat yang diberikan kepada saudara,” sambungnya.

Kepala Negara juga mengingatkan tak ada arti pangkat, jabatan, maupun kekuasaan tanpa dedikasi yang tinggi terhadap rakyat.

Dirinya menegaskan, agar seluruh anggota TNI-Polri mengutamakan pengabdiannya terhadap seluruh rakyat.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik Lebaran, Prabowo Minta Kementerian PU Tangani Jalan Bopeng

Prabowo mengingatkan seluruh anggota TNI-Polri untuk selalu mengingat peran dan fungsinya terhadap rakyat.

“Tentara dan polisi diberi kekuasaan oleh negara untuk memegang monopoli-monopoli fisik. Kekuasaan ini sangat besar. Rakyat yang mempercayakan kekuasaan ini kepada saudara-saudara,” katanya.

“Rakyat yang menggaji saudara-saudara. Rakyat yang melengkapi saudara-saudara, dari ujung kaki sampai dengan ujung kepala,” sambungnya.

Baca Juga :  Rapim di Markas TNI, Kapolri Sebut Sinergitas Harga Mati yang Tak Tergoyahkan

Presiden Prabowo mengatakan bahwa gaji TNI-Polri hasil dari pengorbanan dan keringat rakyat.

Rakyat juga yang memberi kuasa kepada tentara dan polisi untuk memegang monopoli senjata.

“Diberi kekuasaan kepada saudara-saudara, artinya rakyat menuntut dari saudara-saudara dedikasi yang sangat tinggi, pengorbanan yang sangat tinggi,” tandas Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...