Sabtu, Oktober 3, 2026

Di Harlah NU, Prabowo Sindir yang Menyebutnya Bajingan dan Tolol: Kalian Sudah Tahu 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang pernah menyebutnya banjingan dan tolol.

Namun, Prabowo enggan mengungkap identitas yang nyinyir kepada dirinya tersebut.

Hal itu diungkapkan Prabowo dalam sambutannya di acara Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU), di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025).

“Saudara-saudara jangan kira kami ini bodoh, ada yang katakan saya ini tolol, enggak apa-apa, ada yang katakan saya bajingan dan tolol. Tapi saya enggak sebut namanya, kalian sudah tahu, enggak apa-apa. Tapi kami paham dalam dan kami mengerti,” kata Prabowo dalam sambutannya, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (6/2/2025).

Baca Juga :  Panglima Nyatakan Perang terhadap Mafia Penyerobot Tanah Milik TNI: Siapa Saja yang Terlibat Kita Sikat

Prabowo juga mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih yang tidak mau mengikuti arah kebijakannya yang pro-rakyat.

Dia menyatakan telah memberikan waktu dan peringatan yang cukup kepada seluruh jajarannya.

“100 hari pertama ya saya sudah beri istilahnya peringatan berkali-kali, sekarang siapa yang bandel, siapa yang dableg, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Akui Betapa Berat Beban Hakim Indonesia

Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya memahami berbagai tantangan yang ada dan tidak akan gentar menghadapi pihak-pihak yang mencoba menghambat perubahan.

Dirinya juga memastikan bahwa pemerintahannya akan tetap fokus pada tugas utama, yakni bekerja untuk kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

“Saya pernah menyampaikan seluruh aparat, seluruh institusi, bersihkan dirimu sebelum kau dibersihkan. Dan saya ingatkan semua aparat kesetiaanmu adalah kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Menkominfo Budi Arie Diberi Jokowi Tugas Berat, Proyek BTS Harus Selesai 1,5 Tahun
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...