Sabtu, Oktober 17, 2026

Pemkot Jaksel Intensifkan Pencegahan Banjir, Keruk Kali Krukut dan Bersihkan Saluran Kemang Raya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengintensifkan upaya pencegahan banjir dengan melakukan pengerukan Kali Krukut di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru dan Mampang Prapatan, Minggu (20/7/2025).

Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan kerja bakti pembersihan saluran air di sepanjang Jalan Kemang Raya.

Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar menyatakan, kegiatan hari ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi teknis.

“Hari ini kita kerahkan sekitar 500 personel gabungan dari unsur Pasukan Biru, Pasukan Oranye, Pasukan Kuning, jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup hingga Gulkarmat,” ujar Anwar saat memimpin kerja bakti berskala besar di kawasan Kemang.

Menurut Anwar, pelaksanaan pengerukan tidak lepas dari sejumlah kendala teknis, salah satunya adalah keberadaan bangunan yang berdiri di atas bantaran Kali Krukut.

“Penanganan banjir terkendala banyaknya bangunan yang mengokupasi area bantaran kali. Sehingga, juga menyulitkan alat berat untuk melakukan pengerukan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Pramono Tekankan Profesionalisme dalam Operasi Lintas Jaya Mudik Lebaran

Anwar mengungkapkan, pihaknya berharap area kiri dan kanan kali ke depannya bisa difungsikan sebagai jalan inspeksi untuk memudahkan perawatan dan kontrol rutin.

Namun, ia mengakui perlunya koordinasi lintas sektor untuk merealisasikan hal tersebut.

“Kami tentu ingin area kiri dan kanan kali bisa dibangun jalan inspeksi. Namun, hal ini perlu koordinasi lanjutan, termasuk dengan pemerintah pusat dan sosialisasi kepada warga,” katanya.

Selain pengerukan kali, Pemkot Jaksel juga terus menggencarkan berbagai upaya lain untuk mengatasi banjir dan genangan air, seperti gerakan menabung air, normalisasi saluran, serta pembangunan sumur resapan.

“Kita akan terus memperbanyak sumur resapan atau drainase vertikal dengan kedalaman berkisar 28 sampai 30 meter,” beber Anwar.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Berakhir, Pemkot Jaksel Gerak Cepat Bersihkan Fasiltas Umum

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan, pengerukan Kali Krukut di kawasan Kemang dilakukan sepanjang 292 meter.

Sedangkan untuk saluran di Jalan Kemang Raya, dilakukan secara manual sepanjang sekitar 2.050 meter.

“Untuk pengerukan Kali Krukut kami mengerahkan dua ekskavator amphibi dan satu unit jenis long arm. Pengerukan ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan,” ungkap Santo.

Ia menambahkan, proses pengerukan dilakukan hingga kedalaman satu meter untuk mengangkat sedimen lumpur dan sampah yang menghambat aliran air.

“Sebanyak 20 unit dump truck kita kerahkan untuk pengangkutan sedimen lumpur dan sampah,” tambahnya.

Dengan pengerukan dan pembersihan ini, Santo berharap potensi genangan dan banjir di wilayah Kemang dan sekitarnya dapat ditekan secara signifikan.

“Kami terus melakukan upaya untuk mencegah terjadinya genangan maupun banjir, termasuk di kawasan Kemang. Kita juga akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait,” pungkasnya.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Barito, Pemkot Jaksel Kebut Pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung

Kegiatan pegerukan dan pembersihan kali oleh Pemkot Jakarta Selatan ini mendapat apresiasi dari warga Kemang yang selama ini kerap terdampak genangan saat hujan deras.

Warga berharap kegiatan yang sama terus dilakukan.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah yang turun langsung dan bertindak cepat. Selama ini, wilayah kami cukup rawan banjir, jadi pengerukan ini sangat penting,” ujar Rani, warga RT 05 RW 02 Kelurahan Bangka.

Senada disampaikan Hendri, pemilik usaha kafe di Jalan Kemang Raya, menyambut baik kegiatan pembersihan saluran air yang dilakukan secara manual oleh petugas gabungan.

“Kalau saluran air bersih, bisnis kami juga lebih tenang. Dulu kalau hujan sebentar saja, air sudah menggenang di depan usaha kami. Mudah-mudahan dengan ini kondisi jauh lebih baik,” ujarnya. Rbn

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...