Selasa, September 1, 2026

Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Isu Tahanan Mogok Makan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polda Metro Jaya angkat bicara terkait isu yang menyebut adanya tahanan yang melakukan aksi mogok makan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Isu tersebut mencuat setelah beredar informasi bahwa sejumlah tahanan, termasuk Delpedro dan beberapa aktivis yang terlibat dalam dugaan provokasi aksi anarkis, menolak menerima makanan.

Namun, pihak kepolisian membantah keras kabar tersebut.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali, menegaskan bahwa seluruh tahanan dalam kondisi baik dan tetap mendapatkan makanan tiga kali sehari.

“Untuk makan sendiri, di dalam itu (rutan), tiga kali sehari dan sudah dilakukan pengecekan oleh ahli gizi, jadi sangat-sangat terperhatikan,” ujar AKBP Dermawan saat memberikan keterangan pers, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga :  Penataan Kawasan Barito, Pemprov DKI Siapkan Enam Pasar, Pedagang Bebas Pilih

Ia menambahkan bahwa sejak awal kedatangan para tersangka, pihak rutan memberikan perhatian penuh terhadap kondisi fisik maupun psikologis mereka.

“Dari awal pun datang, kami—saya khususnya, selaku Direktur—selalu menjaga mereka dengan baik. Jadi kalau ada yang mengatakan saat ini ada yang mogok makan, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kabid Humas tadi, kami pastikan kembali tidak ada yang mogok makan,” tegasnya.

Guna memastikan transparansi dan pengawasan ketat, Rutan Polda Metro Jaya juga telah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) di seluruh sel.

Dermawan menyebut pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh oleh petugas.

Baca Juga :  Awas Terpapar Virus HMPV, Masyarakat Diminta Lakukan Langkah-langkah Ini

“Kami memasang seluruh sel tahanan itu menggunakan CCTV dan itu terlihat 24 jam. Dan makanan-makanan yang kami siapkan dari pagi, siang, sore, itu selalu terkonsumsi dengan baik. Tidak ada yang tersisa,” ungkap Dermawan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Ginting, juga menepis isu mogok makan dengan menegaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para tahanan.

“Per hari ini saja jumlah yang kami periksa itu ada kesehatannya ya, 72 orang, 70 laki-laki dan 2 orang perempuan. Dan ketika di dalam menjalankan kegiatan pemeriksaan di sini, ketika misalnya ada keluhan pun kami menyiapkan tim medis, dokter dan perawat, yang siap senantiasa untuk menampingi,” ujar Ginting.

Baca Juga :  Cegah Judol Marak, Pengurus RT/RW Diminta Awasi Tempat Nongkrong Warga

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh setiap hari, termasuk pengecekan denyut nadi, suhu tubuh, hingga wawancara mengenai keluhan kesehatan.

Jika diperlukan, tim medis juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti kadar gula darah dan kolesterol.

“Jadi bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar berdasarkan kebutuhan medis,” tegas Ginting.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya memastikan tidak ditemukan indikasi adanya tahanan yang menolak makan atau mengalami penurunan kondisi akibat mogok makan.

“Jadi artinya yang orang sampaikan mogok makan itu tidak betul,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...