Sabtu, Oktober 3, 2026

Presiden Prabowo Minta Pasokan Listrik dan BBM Diprioritaskan di Lokasi Banjir Sumatera

WIB

Aliansi.co, Sumut- Presiden Prabowo Subianto meminta agar pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi banjir Sumatera Utara, diprioritaskan dalam penanganan darurat pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Senin (1/12/2025).

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah pusat dan seluruh instansi terkait sedang bekerja cepat untuk memulihkan akses dan distribusi kebutuhan vital masyarakat, terutama ke desa-desa yang masih terisolasi.

Baca Juga :  1 Anggota Gugur Ditembak, Polri Tegaskan Tak Gentar Hadapi KKB di Yalimo Papua 

“Kita sekarang prioritas, bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting. Listrik sebentar lagi, saya kira bisa dibuka semuanya,” ujar Prabowo dllansir dari kanal YouTube Setpres, Selasa (2/12/2025).

“Ada beberapa desa yang terisolasi, insyaallah kita bisa tembus,” sambung Prabowo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB, TNI, dan Polri yang dinilai bergerak cepat dalam melakukan evakuasi, pengiriman logistik, dan pembukaan jalur-jalur terdampak.

Berbagai armada udara telah dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan.

Baca Juga :  Kortas Tipidkor Bidik Tersangka Korupsi Proyek Strategis BUMN Senilai Rp1 Triliun di Situbondo 

“Saya tadi sampaikan penghargaan terima kasih kepada semua instansi yang bekerja keras. BNPB reaksinya cukup cepat, TNI sangat cepat, Polri juga cepat,” katanya.

“Kita kerahkan helikopter, Hercules, pesawat-pesawat kita kerahkan semua. Dengan kerja sama erat, teamwork yang baik, kita bisa segera memberi solusi kepada kesulitan rakyat,” tambahnya.

Prabowo menambahkan bahwa cuaca di wilayah tersebut mulai membaik dan prakiraan menunjukkan situasi ekstrem kemungkinan telah berlalu.

Namun ia mengingatkan bahwa perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Baca Juga :  PKB Komplain Terkait Program Dana Abadi Pesantren yang Ditawarkan Gibran

“Kita bersyukur, cuaca membaik, ramalannya yang terburuk sudah lewat. Perubahan iklim harus kita hadapi dengan baik,” ujarnya.

“Pemerintahan harus berfungsi menjaga lingkungan dan mengantisipasi kondisi di masa depan. Daerah-daerah juga harus siap menghadapi pengaruh perubahan iklim.”

Presiden menutup keterangannya dengan meminta seluruh pihak tetap fokus membantu masyarakat terdampak.

“Kita hadapi bersama. Terima kasih,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...