Senin, Juni 1, 2026

Menteri Purbaya Buka-bukaan Soal Isu Kenaikan BBM dan Kondisi APBN 2026

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan mengenai isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Hal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers mengenai kebijakan harga BBM bersubsidi dan transportasi udara di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menegaskan pemerintah telah menghitung seluruh risiko fiskal secara matang dan memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.

Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan subsidi BBM tetap dilanjutkan dengan mempertimbangkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan harga minyak dunia menyentuh 100 dolar AS per barel.

Baca Juga :  Permintaan Stainless Steel Global Anjlok, Pebisnis Nikel Bisa Diuntungkan

Meski demikian, defisit APBN dipastikan tetap terkendali di kisaran 2,9 persen.

“Subsidi BBM akan terus berjalan sampai akhir tahun dan harganya tidak naik. Anggaran kita cukup,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, pemerintah memiliki bantalan fiskal yang kuat, salah satunya melalui sisa anggaran lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun.

Dana tersebut dapat digunakan untuk meredam tekanan jika terjadi lonjakan harga minyak global yang signifikan.

Baca Juga :  Ujung Tombak UU Kepailitan, Begini Pesan Wamenko Otto Hasibuan kepada Pengurus AKPI yang Baru  

Purbaya juga meminta masyarakat tidak terpancing spekulasi terkait kondisi keuangan negara.

Menurutnya, kapasitas fiskal Indonesia masih memadai untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung berbagai program pemerintah.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Semua kebijakan sudah kami hitung, dan anggaran kita cukup untuk menjaganya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa peningkatan defisit pada awal tahun merupakan bagian dari strategi percepatan belanja pemerintah.

Langkah ini diambil agar pertumbuhan ekonomi lebih merata sepanjang tahun, tidak hanya terkonsentrasi di akhir periode anggaran.

Baca Juga :  Bos Kadin Angkat Bicara soal Pemalakan Jatah Proyek Rp5 Triliun di Cilegon

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya turut memaparkan kinerja APBN 2025 yang menunjukkan tren positif.

Defisit diperkirakan menurun dari target awal 2,91 persen menjadi sekitar 2,8 persen.

Perbaikan tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,39 persen pada triwulan IV 2025 dan diproyeksikan meningkat hingga di atas 5,5 persen.

“Kalau ekonomi tumbuh baik, pendapatan negara ikut meningkat. Dampaknya, belanja ke kementerian dan lembaga bisa lebih optimal sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Purbaya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...