Sabtu, September 26, 2026

Jangan Terburu-buru Beli Kendaraan Bekas, Cek 3 Bagian BPKB Ini Sebelum Bayar

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Membeli kendaraan bekas membutuhkan ketelitian, bukan hanya dalam memeriksa kondisi mesin dan bodi kendaraan.

Calon pembeli juga perlu memastikan dokumen kendaraan, terutama Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), benar-benar asli dan sesuai dengan data kendaraan.

Langkah tersebut penting dilakukan sebelum uang pembayaran diserahkan.

Sebab, BPKB palsu atau dokumen yang tidak sesuai dapat menimbulkan persoalan administrasi hingga kerugian bagi pembeli di kemudian hari.

Korlantas Polri membagikan sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengenali keaslian BPKB.

Informasi tersebut dimuat melalui situs resmi Korlantas Polri, Selasa (11/8/2028).

Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan calon pembeli adalah memeriksa kondisi fisik BPKB. Setidaknya ada tiga bagian yang perlu diperhatikan.

Baca Juga :  Kabar Baik! THR PNS, TNI-Polri Tidak Dipotong Lagi, Sri Mulyani: Bapak Presiden Menetapkan 100 Persen

1. Periksa bahan sampul BPKB

Bagian pertama yang perlu diperiksa adalah sampul BPKB.

BPKB asli menggunakan bahan dengan permukaan yang mengilap atau glossy. Sementara itu, BPKB palsu umumnya memiliki tampilan lebih kusam, buram, atau bahkan menyerupai kertas biasa.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mencocokkan data yang tercantum dalam dokumen, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik BPKB secara menyeluruh.

2. Cermati hologram pada halaman pertama

Bagian berikutnya yang perlu diperhatikan adalah hologram pada halaman pertama BPKB.

Pada BPKB asli, hologram memiliki warna keperakan dan dapat mengalami perubahan warna ketika terkena pantulan cahaya.

Sebaliknya, hologram pada BPKB palsu cenderung terlihat statis atau dapat berubah menjadi warna tertentu, seperti kuning.

Baca Juga :  Target Perdagangan Baru, Jokowi Dorong Presiden Vietnam Perkuat Investasi di Indonesia

Pemeriksaan sederhana ini dapat menjadi salah satu langkah awal bagi calon pembeli untuk mendeteksi kejanggalan pada dokumen kendaraan.

3. Cocokkan nomor seri BPKB

Nomor seri juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.

Nomor tersebut merupakan bagian penting dari identitas BPKB sehingga perlu dipastikan sesuai dengan data kendaraan dan kepemilikannya.

Calon pembeli sebaiknya mencocokkan informasi yang tercantum dalam BPKB dengan dokumen kendaraan lainnya sebelum menyelesaikan transaksi.

Meski demikian, pemeriksaan fisik BPKB saja belum cukup untuk memastikan dokumen tersebut benar-benar asli.

Cara yang lebih akurat adalah melakukan verifikasi melalui kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda setempat. BPKB dapat diperiksa melalui sistem database Korlantas Polri untuk memastikan kesesuaian data kendaraan.

Baca Juga :  PPN Resmi Naik 1%, Khusus Barang dan Jasa Ini Tetap Bebas Pajak

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan resmi, termasuk aplikasi e-Samsat, untuk membantu mengecek data kendaraan.

Langkah tersebut penting dilakukan sebagai upaya pencegahan agar calon pembeli tidak terjebak dalam transaksi kendaraan dengan dokumen yang bermasalah.

Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru ketika membeli kendaraan bekas. Kelengkapan dan kesesuaian seluruh dokumen dengan data resmi perlu dipastikan sebelum pembayaran dilakukan.

Dengan pemeriksaan sejak awal, transaksi kendaraan bekas diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan mengurangi risiko persoalan administrasi maupun hukum di kemudian hari.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...