Rabu, Mei 20, 2026

Disorot Pansus, Dinas Citata DKI Bakal Segel Gedung yang Tak Kantongi SLF

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta bakal menindak tegas gedung yang tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Langkah penyegelan hingga penghentian operasional permanen disiapkan menyusul sorotan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI terhadap banyaknya gedung di Jakarta yang belum mengurus SLF.

Wakil Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta Fuadi Luthfi mengatakan, pihaknya menemukan pelanggaran di 23 perusahaan pengelola gedung dan parkir.

Baca Juga :  Warga Laporkan Proyek Lapangan Padel ke Polda Metro Jaya, Berawal dari Keluhan Bising hingga Banjir

Dari jumlah tersebut, dua gedung diketahui tidak mengantongi SLF maupun membiarkan izin kedaluwarsa selama bertahun-tahun.

“Kami sampaikan kepada Kepala Dinas Citata, kita harus ambil sikap secara tegas. Dalam bentuk surat peringatan (SP) 1 dan 2 hingga diproses penyegelan gedung,” ujar Fuadi di Gedung DPRD DKI Jakarta, kata Fuadi dilansir dari laman DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Adapun temuan Pansus, lanjut Fuadi, yakni Pasar Asemka di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, yang diketahuinya tidak pernah memiliki izin SLF sejak 1989.

Baca Juga :  Viral Penculikan Anak di Tangsel, Begini Pesan Polisi kepada Orang Tua

Selain itu, PT Ajinomoto Indonesia di Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diketahui memiliki SLF yang telah kedaluwarsa sejak 2009 atau tidak diperpanjang selama 17 tahun.

Menurut Fuadi, masih banyak pemilik gedung yang menganggap SLF hanya sebagai pelengkap administrasi semata.

Padahal, dokumen tersebut berkaitan langsung dengan aspek keselamatan publik dan mitigasi bencana, seperti kebakaran maupun risiko bangunan roboh.

Ia mencontohkan peristiwa kebakaran di Gedung Terra Drone beberapa waktu lalu yang diketahui memiliki status SLF kedaluwarsa.

Baca Juga :  DPRD Soroti Gedung Tanpa SLF, Desak Pemprov DKI Ambil Tindakan Tegas

“Kalau SLF aja diabaikan, artinya dia juga pasti akan mengabaikan keselamatan warga,” tegasnya.

Karena itu, Fuadi meminta Dinas Citata segera melayangkan surat peringatan pertama kepada pemilik gedung yang belum memperpanjang atau mengurus SLF.

Setelah itu, proses akan berlanjut ke SP2 hingga penyegelan gedung.

“Tidak ada toleransi apapun, tidak ada kompromi apapun. Mereka harus mengurus izin SLF ini dengan baik,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...