Sabtu, Oktober 17, 2026

Cegah Banjir Jakarta Selatan, Ratusan Personil Diterjunkan Gerebek Lumpur Kali Krukut

WIB

Aliansi.co.id, Jakarta– Cegah banjir di wilayah Mampang dan Kebayoran Baru, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin menerjunkan sebanyak 250 personil menggerebek lumpur Kali Krukut.

Munjirin mengatakan, gerebek lumpur Kali Krukut difokuskan di sejumlah titik penuh sedimen lumpur.

Antara lain, Kali Krukut di segmen Jembatan Jalan Pulo Raya atau Jalan Galindra.

Selanjutnya Kali Krukut segmen Kondominium Kintamani Kecamatan Kebayoran Baru hingga ke Jalan Bank, Bangka, Mampang Prapatan.

Baca Juga :  Winners Spa dan Pijat Blok M Meledak, Pemkot Jaksel Turun Cek Perizinan

“Kondisi sedimen sudah cukup tebal dan terjadi bottle neck di lokasi grebek lumpur. Sehingga perlu dilakukan penanganan serius agar Kali Krukut ini mampu menampung debit air yang tinggi dan tidak terjadi genangan di kawasan sekitar,” kata Munjirin, Selasa (21/3/2023).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta para pemilik bangunan yang menjorok ke kali agar rela menyerahkan ke Pemprov DKI.

Baca Juga :  Sabet Juara Umum, Wali Kota Jaksel Minta Atlet Popprov dan Porprov Tampil Maksimal

Sehingga lahannya bisa dipergunakan untuk pelebaran Kali Krukut tersebut.

“Agar bottle neck (penyempitan kali) yang ada dapat diatasi secara maksimal,” jelas Munjirin.

Dalam kesempatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin; Camat Mampang Ujang Harmawan dan Camat Kebayoran Baru Tommy Fudihartono.

Sementara itu, Mukhlisin menambahkan, personel gabungan yang tergabung berasal dari sejumlah unsur.

Antara lain, PPSU Kelurahan Pela Mampang, Petogogan dan Kelurahan Pulo.

Baca Juga :  Ajak ASN Jalankan Instruksi Gubernur, Wali Kota Jaksel Naik Angkutan Umum Rabu Besok

Kemudian UPK Badan Air, Sudin Lingkungan Hidup (LH), Sudin Perhubungan, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota.

Selanjutnya, Satpol PP dan Sudin Kominfotik Jakarta Selatan serta Sudin SDA Jakarta Selatan.

“Untuk mendukung grebek lumpur, kita kerahkan lima alat berat jenis amphibi, satu long arm, 15 dump truk. Kemudian ada karung, skop, cangkul, arit, linggis, alat pemotong pohon,” ujar Mukhlisin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...