Rabu, Juni 24, 2026

Berhadiah Rp250 Juta dari KDM, Taufik Hidayat Penyekap Wanita di Bandung Buronan se-Indonesia

WIB

Aliansi.co,BANDUNG –Taufik Hidayat (30), terduga pelaku penyekapan wanita di Bandung menjadi buronan orang Indonesia.

Hal itu setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara berhadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat membantu menemukan buronan kasus penyiksaan dan penyekapan terhadap seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki (26).

Hadiah tersebut disiapkan sebagai imbalan bagi masyarakat yang memberikan informasi akurat mengenai keberadaan Taufik kepada aparat kepolisian maupun membantu proses penangkapan hingga pelaku berhasil diamankan.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini mengajak seluruh masyarakat untuk ikut membantu aparat memburu Taufik yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Baca Juga :  Bidik Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah, Kejati Banten Geledah Kantor DLH Tangsel

“Kepada seluruh warga, mari kita sama-sama membantu mencarinya. Siapa pun yang mengetahui keberadaannya, segera informasikan kepada aparat agar yang bersangkutan dapat segera ditangkap,” ujar Dedi Mulyadi dalam tayangan YouTube, Selasa (23/6/2026).

Menurut KDM, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mempercepat proses penegakan hukum.

Ia berharap pelaku segera ditemukan agar korban memperoleh keadilan atas dugaan kekerasan yang dialaminya.

Sementara itu, Polda Jawa Barat memastikan proses hukum terhadap Taufik Hidayat terus berjalan.

Polisi telah menetapkan Taufik sebagai tersangka sebelum menerbitkan status DPO terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga :  Sadis, Suami Tikam Istri saat Live Facebook, Alasan Terbakar Cemburu

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penerbitan DPO dilakukan setelah penyidik terlebih dahulu mengantongi bukti dan menetapkan status tersangka.

“Prosesnya kami tetapkan tersangka terlebih dahulu, setelah itu baru penerbitan DPO. Saat ini tim sudah kami bentuk untuk melakukan pengejaran,” kata Hendra di Bandung, Selasa (23/6/2026).

Hendra menuturkan, tim gabungan dari Polda Jabar telah diterjunkan untuk melacak keberadaan Taufik.

Polisi juga masih mengumpulkan bukti tambahan serta mendalami rangkaian peristiwa dalam kasus dugaan penyiksaan dan penyekapan tersebut.

Baca Juga :  Viral Bupati Sula Didamprat Pedagang: Sakit Ibu, Abaikan Beta 2 Tahun Tagih Utang

“Tim terus bekerja untuk melakukan pengejaran. Kami juga mendalami seluruh kronologi dan bukti-bukti yang berkaitan dengan perkara ini,” ujarnya.

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga Yuvita menerima pesan dari nomor tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp.

Pesan itu mengabarkan bahwa Yuvita berada dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Informasi tersebut kemudian menjadi awal terbukanya dugaan penyiksaan dan penyekapan yang dialami korban.

Polisi kini masih memburu Taufik Hidayat serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...