Sabtu, Oktober 3, 2026

Berhadiah Rp250 Juta dari KDM, Taufik Hidayat Penyekap Wanita di Bandung Buronan se-Indonesia

WIB

Aliansi.co,BANDUNG –Taufik Hidayat (30), terduga pelaku penyekapan wanita di Bandung menjadi buronan orang Indonesia.

Hal itu setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara berhadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat membantu menemukan buronan kasus penyiksaan dan penyekapan terhadap seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki (26).

Hadiah tersebut disiapkan sebagai imbalan bagi masyarakat yang memberikan informasi akurat mengenai keberadaan Taufik kepada aparat kepolisian maupun membantu proses penangkapan hingga pelaku berhasil diamankan.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini mengajak seluruh masyarakat untuk ikut membantu aparat memburu Taufik yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Baca Juga :  Berkunjung ke Pasar Legi Surakarta, Presiden Jokowi Bagi-bagi THR

“Kepada seluruh warga, mari kita sama-sama membantu mencarinya. Siapa pun yang mengetahui keberadaannya, segera informasikan kepada aparat agar yang bersangkutan dapat segera ditangkap,” ujar Dedi Mulyadi dalam tayangan YouTube, Selasa (23/6/2026).

Menurut KDM, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mempercepat proses penegakan hukum.

Ia berharap pelaku segera ditemukan agar korban memperoleh keadilan atas dugaan kekerasan yang dialaminya.

Sementara itu, Polda Jawa Barat memastikan proses hukum terhadap Taufik Hidayat terus berjalan.

Polisi telah menetapkan Taufik sebagai tersangka sebelum menerbitkan status DPO terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga :  Nasib Terkini Bupati Sudewo, DPRD Pati Sepakat Proses Pemakzulan

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penerbitan DPO dilakukan setelah penyidik terlebih dahulu mengantongi bukti dan menetapkan status tersangka.

“Prosesnya kami tetapkan tersangka terlebih dahulu, setelah itu baru penerbitan DPO. Saat ini tim sudah kami bentuk untuk melakukan pengejaran,” kata Hendra di Bandung, Selasa (23/6/2026).

Hendra menuturkan, tim gabungan dari Polda Jabar telah diterjunkan untuk melacak keberadaan Taufik.

Polisi juga masih mengumpulkan bukti tambahan serta mendalami rangkaian peristiwa dalam kasus dugaan penyiksaan dan penyekapan tersebut.

Baca Juga :  Modus Bersihkan Aura Jelek, Tukang Pijat Berkedok Dukun Perkosa Mama Muda 

“Tim terus bekerja untuk melakukan pengejaran. Kami juga mendalami seluruh kronologi dan bukti-bukti yang berkaitan dengan perkara ini,” ujarnya.

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga Yuvita menerima pesan dari nomor tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp.

Pesan itu mengabarkan bahwa Yuvita berada dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Informasi tersebut kemudian menjadi awal terbukanya dugaan penyiksaan dan penyekapan yang dialami korban.

Polisi kini masih memburu Taufik Hidayat serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...