Selasa, Juli 21, 2026

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT, Sekda: Dikontak Sudah Tidak Aktif

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tidak dapat dihubungi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (20/7/2026).

Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu penjelasan resmi dari KPK terkait perkara yang menjerat kepala daerah tersebut.

KPK telah mengonfirmasi operasi senyap yang dilakukan di Lombok Barat dan membenarkan bahwa Lalu Ahmad Zaini menjadi salah satu pihak yang diamankan.

Baca Juga :  Selain Larangan Beristri 2, Ini Pemicu Kasatpol PP Dianiaya Anggotanya hingga Berdarah-darah

“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

Meski demikian, Fitroh belum mengungkapkan dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi dasar OTT tersebut.

Ia juga masih menutup rapat informasi mengenai barang bukti yang disita maupun jumlah pihak yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Akhmad Saikhu mengaku baru mengetahui adanya kegiatan OTT KPK.

Ia mengatakan telah berupaya menghubungi Bupati Lalu Ahmad Zaini melalui ajudannya, namun tidak berhasil.

Baca Juga :  KPK Ungkap Modus Getok Jabatan Desa Bupati Pati, Uang Rp 2,6 Miliar Dikemas Karung

“Dikontak, sudah tidak aktif,” ujar Saikhu.

Saikhu juga mengaku belum mengetahui secara pasti perkara yang sedang ditangani KPK.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat masih menunggu informasi resmi dari lembaga antirasuah.

Ia pun belum dapat memastikan informasi mengenai penyegelan ruangan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lombok Barat yang dilakukan tim KPK.

Lokasi kantor dinas tersebut berada tidak jauh dari Kantor Bupati Lombok Barat.

Baca Juga :  Gubsu Edy Rahmayadi Singgung Penanganan Begal di Medan: Jangan Dikit-dikit Polisi, Dikit-dikit TNI!

“Kami belum bisa menyampaikan informasi apa pun, baiknya kita menunggu resmi dari pihak yang melakukan kegiatan ini (penyegelan),” katanya.

Hingga berita ini ditulis, KPK masih belum mengumumkan konstruksi perkara, identitas seluruh pihak yang diamankan, maupun barang bukti yang diperoleh dalam OTT di Lombok Barat.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan sebelum menyampaikan hasilnya kepada publik.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...

Terungkap Kadar Emas 74 Kg yang Disita Polisi dari Rumah Eks Jampidsus, Valas Bagaimana?

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dalam kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga suap perkara...

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...