Sabtu, Juni 27, 2026

Prabowo Minta Maaf Tak Sapa Rektor dan Guru Besar: Kalau Sebut Satu per Satu Dimarahin Panitia

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada ratusan rektor dan guru besar yang menghadiri Sarasehan Kebangsaan dalam rangka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).

Prabowo mengaku tidak menyebut satu per satu nama para tamu undangan karena jumlahnya sangat banyak.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan permintaan maaf itu juga ditujukan kepada para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir.

Menurutnya, panitia telah mengingatkan agar ia tidak menyebut nama seluruh tamu satu per satu.

“Saya minta maaf, saya tidak sebut satu per satu menteri Kabinet Merah Putih yang hadir, tanpa mengurangi rasa hormat, juga para rektor universitas, para guru besar. Saya juga minta maaf karena cukup banyak. Rektornya saja di sini, rektor dan pimpinan 261 orang. Jadi kalau saya sebut satu-satu, saya dimarahin oleh panitia,” kata Prabowo dilansir dari tayangan YouTube Setpres.

Baca Juga :  Prabowo Dukung Solusi Dua Negara untuk Sudahi Konflik Palestina

Di hadapan lebih dari 2.600 akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Prabowo mengaku merasa terhormat dapat berbicara langsung dengan para guru besar, rektor, peneliti, dan dosen dalam forum tersebut.

Menurut Prabowo, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kemajuan bangsa.

Karena itu, ia menilai potensi yang dimiliki kampus harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pembangunan nasional.

Baca Juga :  Dunia Pendidikan Tinggi Banyak Diterpa Masalah, Komisi X DPR: Mas Menteri Nadiem Turba Dong

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujarnya.

Prabowo juga mengapresiasi terselenggaranya Sarasehan Kebangsaan yang mengangkat tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan kalangan akademisi dalam merumuskan arah pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga :  Prabowo Pastikan Tak Gentar Hadapi Aktor Kerusuhan Demi Bela Rakyat

Ia pun mengungkapkan kebanggaannya karena kembali dapat berdialog dengan para pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Prabowo menyebut pertemuan kali ini merupakan yang keempat sejak dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Hari ini kita bisa hadir pada acara Sarasehan Kebangsaan dengan tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia dalam rangka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia. Ini adalah keempat kalinya saya sebagai Presiden Republik Indonesia. Dua kali di Istana Merdeka, satu kali di ITB,” tutur Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...