Rabu, September 2, 2026

KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Diduga Peras Perangkat Daerah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

KPK mengungkapkan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap para perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Etik Suryani bersama empat orang lainnya diamankan dan sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta.

Baca Juga :  Empat Arahan Jokowi Atasi Polusi Udara di Jabodetabek, Dorong WFH hingga Rekayasa Cuaca

Rombongan yang terjaring OTT tiba di Mapolresta Solo sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan semalaman, mereka keluar dari gedung Mapolresta Solo sekitar pukul 05.41 WIB.

Selanjutnya, para pihak yang diamankan dibawa menggunakan sebuah bus yang telah disiapkan di halaman Mapolresta menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, untuk diterbangkan ke Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan operasi tangkap tangan tersebut.

Baca Juga :  Resmi Jabat Pangdam Jaya, Kasad Dudung Titip Pesan Khusus kepada Mayjen Mohamad Hasan

Ia mengatakan, perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo terhadap perangkat daerah.

“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Budi mengungkapkan, tim KPK mengamankan lima orang dalam OTT tersebut.

Namun, hingga kini lembaga antirasuah itu belum mengungkap identitas empat orang lainnya yang turut diamankan bersama Etik Suryani.

Baca Juga :  Sudah Ditangkap Polisi, Preman Brutal Bercelana Ormas Palak Marching Band TK Terancam 10 Tahun Penjara

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujarnya.

Menurut Budi, seluruh pihak yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan awal sebelum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Benar, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...