Sabtu, Oktober 17, 2026

KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Diduga Peras Perangkat Daerah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

KPK mengungkapkan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap para perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Etik Suryani bersama empat orang lainnya diamankan dan sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta.

Baca Juga :  Jalani Pemeriksaan Awal, Bupati Etik Suryani Dikorek KPK hingga Dini Hari

Rombongan yang terjaring OTT tiba di Mapolresta Solo sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan semalaman, mereka keluar dari gedung Mapolresta Solo sekitar pukul 05.41 WIB.

Selanjutnya, para pihak yang diamankan dibawa menggunakan sebuah bus yang telah disiapkan di halaman Mapolresta menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, untuk diterbangkan ke Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan operasi tangkap tangan tersebut.

Baca Juga :  Dua Kali Terima Anugerah Satyalancana Wira Karya dari Jokowi, Kini Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK

Ia mengatakan, perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo terhadap perangkat daerah.

“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Budi mengungkapkan, tim KPK mengamankan lima orang dalam OTT tersebut.

Namun, hingga kini lembaga antirasuah itu belum mengungkap identitas empat orang lainnya yang turut diamankan bersama Etik Suryani.

Baca Juga :  Kasus KDRT di Depok Viral, DPR Dorong Perempuan Korban Kekerasan Berani Melapor

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujarnya.

Menurut Budi, seluruh pihak yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan awal sebelum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Benar, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...