Sabtu, Oktober 3, 2026

Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol di Istana, Surya Paloh Absen, Megawati Pulang Duluan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Presiden Joko Widodo mengundang para ketua umum (ketum) partai politik ke Istana Negara, Selasa (2/5/2023) malam.

Turut hadir Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan,

Kemudian, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Baca Juga :  Diperintah Prabowo, Menhut Raja Juli Menghadap Kapolri, Ada Apa?

Sedangkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh basen dalam pertemuan itu.

Pertemuan digelar sejak sekitar pukul 19.00 WIB.

Pukul 21.30 WIB, Megawati Soekarnoputri meninggalkan istana terlebih dulu ketimbang lima ketum parpol lainnya .

Mega meninggalkan istana didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Usai pertemuan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membeberkan isi pembahasan para ketua umum parpol koalisi pemerintah dengan Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Usai Sufmi Dasco, Kini Giliran Budi Arie Disebut Terseret Kasus Judi Online

Prabowo mengatakan, ada dua pokok bahasan dalam pertemuan itu.

Pertama, Jokowi menyampaikan perkembangan terkini kondisi ekonomi soal ramalan negara-negara besar terkait potensi Indonesia jadi negara maju.

Kemudian, Jokowi juga menitipkan pesan agar parpol koalisi pemerintah rukun jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kita sangat mungkin bisa menjadi ekonomi keempat terbesar di dunia. Kalau kita pandai memanfaatkan keadaan. Jadi itu titipan beliau kepada kita-kita,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Jokowi: Hari Minggu Siang Saya Akan Pulang ke Solo

“Secara praktis tidak (dibahas soal calon presiden dan calon wakil presiden) ya, tapi titipan besar bahwa kita harus rukun, bisa kerja sama demi negara,” sambung Prabowo.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...