Sabtu, Oktober 3, 2026

Legislator Dorong Pengentasan Stunting dengan Daun Kelor di NTT Dicontoh Daerah Lain

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengapresiasi keberhasilan pengentasan stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia mendorong keberhasilan pengentasan stunting di NTT dengan memanfaatkan daun kelor diduplikasi daerah lain.

“Kisah sukses pemanfaatan daun kelor dalam proses pengentasan stunting di Nusa Tenggara Timur seharusnya bisa diterapkan di berbagai daerah lainnya di Indonesia,” kata  Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (23/6/2023).

Baca Juga :  Perkuat Tali Persaudaraan, Persadan Tarigan Gersang Jabodetabek Gelar Gendang Mburo Ate Tedeh di Bekasi

Namun, kata dia, partisipasi aktif semua pihak juga sangat diperlukan untuk mendorong percepatan pengentasan stunting di berbagai daerah.

Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada awal tahun ini  bahwa prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4% pada 2021 menjadi 21,6% di 2022.

Sedangkan pemerintah menargetkan angka prevalensi stunting mencapai 14% pada 2024.

Baca Juga :  Heboh, Usai Kasus Korupsi Bank BJB, Ridwan Kamil Tersandung Lagi...

Menurut Rerie sapaan akrab Lestari, upaya menduplikasi kesuksesan penanganan stunting di satu daerah bisa menjadi acuan untuk mempercepat pengurangan prevalensi stunting di sejumlah daerah lainnya.

“Tentu saja dengan sejumlah penyesuaian dengan kondisi daerah masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, ujar Rerie, peran aktif para pemangku kepentingan di sejumlah daerah sangat dibutuhkan dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak dini.

Baca Juga :  Munjirin Wajibkan Pejabat Jaksel Punya Anak Asuh, Untuk Apa?

Legislator NasDem ini sangat berharap dengan keterlibatan dari berbagai pihak akan terbentuk kader-kader penggerak di daerah-daerah, yang memiliki kepedulian untuk mengentaskan warga di lingkungan tempat tinggalnya dari ancaman stunting.

Rerie mendorong upaya pengentasan stunting menjadi sebuah gerakan nasional, dalam rangka mewujudkan anak bangsa yang tangguh dan berdaya saing agar mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...