Kamis, Oktober 1, 2026

Pertahankan Kepercayaan Publik, Polri akan Jalankan Transformasi hingga Pengawasan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Hasil lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat tajam, tidak membuat Korps Bhayangkara itu jumawa.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengapresiasi atas meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.

Kepolisian Republik Indonesia, kata dia, akan terus menjalankan transformasi khususnya bidang pelayanan publik.

Hal itu untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Baca Juga :  Bareskrim Sita 4,171 Ton Narkotika Hasil Operasi Dua Bulan, Sebagian Dimusnahkan

“Selain itu, bidang operasional dan pengawasan untuk terus bekerja keras,” kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan, pada Senin (27/3/2023).

Selain itu, kata Dedi, Kepolisian Republik Indonesia juga akan melakukan evaluasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dan mendengarkan aspirasi publik.

Sehingga kedepannya kinerja Polri bisa terus meningkat.

“Juga menjalin komunikasi, kordinasi dan bersinergi dengan stake holders terkait serta masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Korupsi Proyek Rel Kereta Api, KPK Tangkap 25 Orang dari Tiga Provinsi

Berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik, public trust terhadap Polri naik hingga mencapai 70,8 persen.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik Dalam Dua Surnas Terbaru’.

Dalam paparannya, Burhanuddin menyatakan ada peningkatan kepercayaan terhadap kinerja Polri.

Baca Juga :  Sunat Gaji Pegawai Ditjen Minerba, Sejumlah ASN Kementerian ESDM Ditetapkan KPK jadi Tersangka

Jika pada temuan Desember 2022 angkanya baru menyentuh 66,5 persen, kini menjadi 70,8 persen.

“Dalam temuan kami, public trust Polri kini berada di angka 70,8 persen, menempatkan Polri berada di atas partai politik dan DPR,” ungkap Burhanuddin secara virtual, Minggu (26/3/2023).

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...