Sabtu, Oktober 3, 2026

Prabowo Lepas Koalisi Kebangkitan, Nama Pendukung yang Baru Indonesia Maju

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto resmi melepas nama koalisi lama yang mendukungnya sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.

Kini, partai pendukung Prabowo berganti nama dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Pergantian nama yang baru itu diumumkan Prabowo saat acara HUT ke-25 Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8) malam.

Baca Juga :  Rakyat Kesulitan, Prabowo Instruksikan Menteri ESDM Stop Kebijakan Penertiban Pengecer LPG

“Kami sepakat koalisi ini, kami beri nama Koalisi Indonesia Maju,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo mengaku telah berembuk dengan para ketua umum partai koalisi untuk menentukan nama itu.

Adapun partai politik pendukung Prabowo terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, dan Partai Bulan Bintang

Nama Koalisi Indonesia Maju, lanjutnya, merupakan nama yang dipakai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di 2019.

Baca Juga :  Jokowi Akan Segera Reshuflle Kabinet, Siapa Menteri yang Terdepak?

Karena itu, Prabowo mengaku akan berkomitmen meneruskan program strategis pemerintahan Presiden Jokowi.

Bagi Prabowo, pemikiran dan program Presiden Jokowi saat ini telah banyak berhasil.

“Dan pemikiran-pemikian beliau benar dan berhasil sampai sekarang dan untuk itu lah saya sepenuh hati saya ingin teruskan perjuangan beliau dan bersmaa tim kita,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Projo Bali Usulkan Prabowo-Ganjar Berpasangan di Pilpres 2024, Begini Alasannya

Sementara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengakui, nama tersebut dipilih untuk menunjukkan bahwa koalisi Prabowo akan melanjutkan kerja pemerintahan Jokowi.

Ia pun mengingatkan, anggota Koalisi Indonesia Maju adalah partai-partai pendukung pemerintah, bahkan hampir semua ketua umum partai anggota koalisi merupakan menteri di kabinet Indonesia Maju

“Jadi ini melanjutkan apa yang sudah dibangun dilaksanakan Pak Jokowi,” kata Zulhas, sapaan akrabnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...