Sabtu, Oktober 3, 2026

Hindari Komplain, Jokowi Dahulukan Investor Dalam Negeri Bangun IKN

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah akan mendahulukan investor dalam negeri untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal ini dikatakan Jokowi usai meletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Hotel Nusantara di kawasan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (21/9/2023).

“Investor di dalam negeri harus didahulukan. Kalau enggak, nanti saya pasti dikomplain. ‘Pak di dalam negeri ini yang punya duit banyak, Pak. Ngapain cari ke Singapura, ke Malaysia, ke Korea, ke Jepang, ke Uni Emirat Arab? Di sini banyak yang punya duit, Pak’. Pasti ada yang berbicara seperti itu,” kata Jokowi dilansir dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, dikutip pada Jumat (22/9/2023).

Baca Juga :  18 Lurah di DKI Jakarta Terima Paralegal Justice Award 2023, Jaksel Raih 10 Anugerah

Jokowi mengatakan pemerintah telah melakukan beberapa kali jajak pasar untuk mendorong para investor dalam negeri ikut serta dalam pembangunan IKN.

Namun, para investor dalam negeri kurang berminat menanamkan modal membangun IKN. .

“Begitu sekarang ada yang masuk konsorsium, beliau-beliau ini masuk. Pak kok saya gak ditawari pak, pak kok saya gak di ajak pak’, Ini bagaimana sih dulu dikumpulin, kami juga jajak pasar tak sekali dua kali lho,” beber Jokowi.

Baca Juga :  Momen Luhut Pandjaitan Berkaca-kaca Lihat Maruli Simanjuntak Dilantik jadi KSAD

Jokowi mengungkapkan, pembangunan Hotel Nusantara di IKN merupakan salah satu wujud dari investasi dari investor dalam negeri.

“Inilah yang nanti akan membawa lokomotif, pada hari ini akan membawa gerbong di belakangnya akan banyak masuk ke Nusantara. Saya yakin itu,” tandasnya.

Menurutnya, terdapat sejumlah keluhan dari investor dalam negeri yang menilai mengapa pemerintah mendahulukan investasi asing terlebih dahulu dalam pembangunan IKN.

Bahkan, kata Jokowi, investor dari Uni Emirat Arab (UEA) belum lama ini juga menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di IKN.

Baca Juga :  Prabowo Ungkap Transisi Kepemimpinan Indonesia Dipuji Dunia

“Kemarin juga baru saja dari Uni Emirat Arab juga datang, setelah datang langsung nemuin saya. Artinya apa? Tertarik,” aku Jokowi.

Jokowi optimistis penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan dan bandara ini nantinya akan semakin menarik minat para investor untuk berinvestasi di kawasan IKN.

“Ini belum selesai saja sudah berbondong-bondong, apalagi dua ini selesai, akan lebih berbondong-bondong lagi investor yang akan menanamkan modalnya di Ibu Kota Nusantara,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...