Sabtu, Oktober 3, 2026

Dicap Pembangkang, PDIP Singgung Etika Politik Gibran untuk Kembalikan KTA

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyinggung etika berpolitik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Keputusan Gibran menjadi cawapres Prabowo Subianto dinilai sebagai bentuk pembangkangan.

Hal itu dikatakan Basarah kepada wartawan di Sekolah Kader PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10/2023).

Dia mengatakan semestinya kader PDIP tegak lurus pada arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

Baca Juga :  PAW Cinta Mega Belum Final, Masih Wajib Ngantor dan Rapat DPRD DKI

“Ketika mas Gibran kemudian keluar dari skema keputusan yang sudah diambil oleh Bu Megawati dan bahkan mencalonkan diri sebagai bakal cawapres di luar garis keputusan partai, maka secara konstitusi partai, secara aturan partai dia telah melakukan pembangkangan,” kata Basarah.

Basarah menegaskan PDIP menunggu etika politik Gibran untuk mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) partai.

Baca Juga :  Main Game Online saat Rapat Paripurna, Cinta Mega Akhirnya Disanksi PDIP

Karena saat ini rakyat telah menilai Gibran sengaja ingin keluar dari PDIP.

Sehingga tanpa ada surat pemberhentian, Gibran sudah otomatis keluar dari PDIP secara etika politik.

“Jadi yang sebenarnya kami tunggu adalah etika politik dari seorang mas Gibran yang sekarang telah memberanikan diri untuk mencalonkan diri menjadi bakal calon wakil presiden Republik Indonesia, maka etika politik itu kami tunggu untuk kita menerima KTA partai,” ujarnya.

Baca Juga :  PDIP Tunjuk Gibran jadi Jurkam dan Jubir Ganjar-Mahfud, Begini Surat Instruksi dari DPP

Basarah juga menyinggung etika politik Gibran kepada PDIP yang telah membesarkan keluarganya, termasuk ayahnya, Jokowi.

“Kita tunggu niat baiknya untuk menunjukkan etika politik beliau kepada ibu Mega, kepada keluarga besar partai yang telah melahirkan, membesarkannya,” ungkap Basarah.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...