Selasa, Mei 19, 2026

OTT KPK di Labuhanbatu Diduga Terkait Pengadaan Barang Dinas Kesehatan

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Namawi Pomolango angkat bicara soal operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat pemerintah daerah di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (11/1/2024).

Ia menduga OTT tim antiarasuah terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

“Sementara sih soal pengadaan barang jasa (PBJ) juga. Seperti biasa saja seperti itu,” kata Nawawi saat ditemui awak media di Gedung KPK lama, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024).

Namun, Nawawi enggan membeberkan lebih lanjut mengenai operasi senyap tersebut.

Baca Juga :  Menag: Sidang Isbat Mufakat 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024

Ia meminta publik menunggu hasil pendalaman lebih lanjut para tim penyelidik dan penyidik.

“Belum tau pasti PBJ mengenai apa itu. Cuma salah satunya yang itu juga ada bupatinya,” tutur Nawawi.

Beredar informasi, OTT Bupati Labuhanbatu diduga terkait pengadaan barang dan jasa dinas kesehatan Labuhanbatu.

Dugaan itu menguat dengan beredarnya foto yang memperlihatkan ruangan milik Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu turut disegel KPK.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga :  KPK Ungkap Modus Getok Jabatan Desa Bupati Pati, Uang Rp 2,6 Miliar Dikemas Karung

Selain Bupati Labuhanbatu Erik Atrada Ritonga, tim KPK juga menangkap sejumlah orang, yakni seorang kepala dinas, anggota DPRD hingga pihak swasta.

“Kami telah mengamankan dari unsur pemerintah ada bupati, kepala dinas, dan anggota DPRD. Sementara dari swasta ada beberapa rekanan,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dihubungi wartawan, Kamis (11/1/2024).

“Namun semua pihak tersebut masih dalam proses pemeriksaan untuk menentukan siapa tersangka dan siapa yang hanya sebagai saksi,” tambah Ghufron.

Baca Juga :  Buntut Biaya Renovasi Toilet Rp 4,8 Miliar, Komisi III Minta DPD RI Rasional Susun Anggaran

Total ada 10 orang lebih yang terjaring OTT KPK di wilayah Labuhanbatu.

Para terduga pelaku ini dijadwalkan tiba di gedung Merah Putih KPK pada Jumat (12/1/2024) pagi.

Kabarnya ada uang ratusan juta rupiah yang disita dari OTT Bupati Labuhanbatu.

Tim KPK juga menyita pecahan mata uang asing.

“Turut pula diamankan sejumlah uang sebagai barang bukti dan saat ini para pihak yang ditangkap masih dilakukan pemeriksaan oleh tim KPK,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...