Minggu, Oktober 4, 2026

Ketua MUI DKI KH Munahar Muchtar Meninggal Dunia

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta periode 2018-2023, KH Munahar Muchtar meninggal dunia.

KH Munahar ini mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (1/4), pukul 00. 05 di Rumah Sakit Pusat Pertamina.

Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta, Gunas Mahdianto menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Munahar Muchtar.

“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima segala amal baiknya dan diberikan tempat yang terbaik disisi Allah serta keluarga ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ucapnya.

Baca Juga :  Misteri Kematian Puluhan Kucing di Sunter Belum Terungkap, Begini Alasan Dinas KPKP DKI

Gunas mengatakan, KH Munahar Muchtar adalah tokoh ulama kharismatik dan mendalam ilmunya serta senantiasa membawa kesejukan dan kedamaian umat.

“Beliau senantiasa memberikan inspirasi kebaikan di manapun beliau berada. Kami atas nama keluarga besar Biro Dikmental turut berduka cita yang mendalam,” kata Gunas.

Sementara itu, Ketua Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, KH Jamal F Hasyim turut menyampaikan bela sungkawa dan untaian doa atas berpulangnya KH Munahar Muchtar.

Baca Juga :  Wujudkan Kondusifitas Wilayah, Forkopimko Jaksel Deklarasi Jaga Jakarta

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Semoga almarhum diterima di sisi Allah, diampuni segala dosanya dan mendapatkan tempat di Surga,” ungkapnya.

Jamal mengenang Ketua MUI DKI Jakarta tersebut merupakan sosok yang baik, sangat aktif berorganisasi dan pergaulannya sangat luas.

“Kami sama-sama alumni dari Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta pimpinan KH Syukron Makmun meski berbeda angkatan. Banyak kenangan bersama beliau, kami sudah seperti adik dan abang,” ujarnya.

Baca Juga :  Terbukti Tempat Pesta LGBT, Pemkot Jaksel Rekomendasikan Cabut Izin Bunker Bar

Jamal menjelaskan, meski seorang mubaligh dan lebih senior, KH Munahar Muchtar juga menjadi sosok pendengar yang baik dan bisa saling menghargai.

“Meski kadang berbeda pandangan atau metode dakwah, beliau tetap bersahabat. Almarhum juga saya kenal sebagai sosok yang tegas dalam membela kebenaran,” terangnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...