Selasa, Oktober 13, 2026

Antisipasi Banjir, Jaksel Minta Tali Air Tersumbat Segera Dicek

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan meminta jajaran terkait memeriksa tali-tali air yang berpotensi tersumbat sebagai langkah antisipasi banjir.

Permintaan itu disampaikan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim karena potensi musim kemarau akan berakhir pada akhir Oktober berdasarkan perkiraan BMKG.

Ia mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di tengah kondisi cuaca yang perlu diantisipasi.

Baca Juga :  Atasi Banjir dan Genangan, Jaksel Kebut Pembangunan Saluran Air, SDA: Mohon Maaf Bila Macet

“Saya menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi bencana serta mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan disiplin dan etos kerja,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Ia mengingatkan, jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan tidak boleh lengah terhadap berbagai potensi kerawanan bencana, khususnya banjir.

Menurutnya, periode panjang tanpa hujan bukan berarti risiko banjir dapat diabaikan.

Kondisi tersebut justru perlu dimanfaatkan untuk memeriksa dan membersihkan saluran air agar dapat berfungsi optimal ketika hujan kembali turun.

Baca Juga :  Jembatan Harapan Baru Diresmikan, Wali Kota Jaksel: Tingkatkan Akses, Silaturahmi, dan Ekonomi Warga

“Khususnya kepada teman-teman dari Suku Dinas Bina Marga, tolong dicek tali-tali air berkolaborasi dengan kelurahan dan kecamatan karena banyak tali-tali air yang biasanya tersumbat,” ucapnya.

Selain pemeriksaan tali-tali air, Firmanuddin meminta Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) memberikan perhatian terhadap sampah yang berpotensi menghambat aliran air.

Saluran penghubung juga diminta diperiksa dan ditangani secara serius melalui koordinasi antarinstansi terkait.

Baca Juga :  Proyek Jacking Seskoal Capai 10 Persen, SDA: Kalau Ada Genangan karena Masih Tahap Pekerjaan

Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan sejak dini untuk mengurangi risiko genangan dan banjir ketika curah hujan meningkat.

Selain itu, Firmanuddin juga mengingatkan potensi pohon tumbang akibat angin kencang.

Ia meminta instansi terkait melakukan pemantauan dan mengambil langkah antisipasi guna meminimalkan risiko yang dapat membahayakan masyarakat.

“Pengawasan dan antisipasi dari instansi terkait perlu ditingkatkan demi keselamatan bersama,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...