Senin, Juni 1, 2026

Atasi Banjir dan Genangan, Jaksel Kebut Pembangunan Saluran Air, SDA: Mohon Maaf Bila Macet

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengebut penataan sistem drainase guna mengatasi genangan dan banjir di wilayahnya.

Untuk tahun 2024, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan akan membangun 17 saluran air.

Kasudin SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan saat ini sudah ada 9 pembangunan saluran air yang berjalan, dan 2 di antaranya telah selesai.

“Saat ini yang sudah berjalan ada 9 pembangunan saluran air. Dalam waktu dekat ada 8 pembangunan lagi. Jadi total 17 pembangunan saluran air,” kata Santo, pada Jumat (27/6/2024).

Baca Juga :  3.041 Aparat Gabungan Dikerahkan ke Istora Senayan, Untuk Apa?

Santo menjelaskan, 9 pembangunan saluran air mulai dikerjakan sejak April 2024 dan ditargetkan selesai pada bulan November mendatang.

Adapun 2 pembangunan saluran yang sudah rampung yakni di Jalan Menteng Wadas, dan Menteng Atas RW 6.

“Dan ada juga pembangunan di Menteng atas RW 01 sudah mencapai 94 persen,” tuturnya.

Santo mengakui bahwa pembangunan saluran air di sejumlah lokasi berdampak pada kemacetan lalu lintas.

Salah satunya, diungkapkan Santo, proyek pembangunan saluran dengan metoda pengeboran atau jacking di Jalan Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Beda Penilaian Fraksi PDIP Terkait Setahun Heru Budi Jabat Pj Gubernur DKI

Kendati demikian, Santo mengaku sebelum pembangunan di jalan tersebut berjalan, pihaknya sudah melalukan sosialisasi adanya pengerjaan proyek kepada warga dan pengguna jalan.

“Tentu kami sudah lalukan sosialisasi bahwa akan ada pembangunan saluran air di jalan tersebut,” ujarnya.

Santo mengaku pembangunan saluran air dilakukan untuk menanggulangi genangan dan banjir di lokasi tersebut.

Ia menyebut guna mempercepat pengerjaan proyek normalisasi saluran sepanjang 47 meter itu, pihaknya melakukan penutupan satu lajur jalan.

Baca Juga :  Heboh Aksi Tak Senonoh Pria dan Wanita di Restoran Senopati, Polisi Turun Cek Lokasi

“Jadi karena saat ini masuk tahap jacking atau pengeboran untuk mempercepat pemasangan beton saluran box culvert, ” beber Santo.

Santo pun meminta maaf dengan adanya penyempitan badan jalan tersebut.

“Mohon maaf bila terjadi kemacetan di sekitar proyek,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan dan Kepolisian Lalu Lintas.

Pasalnya, setiap harinya terdapat empat petugas dibantu Polisi Lalu Lintas yang mengatur lalu lintas di Jalan Prof Dr Satrio.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...