Sabtu, Juli 4, 2026

Awas! Cokelat Ganja Beredar di Bogor dan Sekitarnya, Ini Pesan Polisi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menangkap empat pelaku pembuat cokelat ganja di sebuah rumah kontrakan di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Cokelat varian ganja tersebut diedarkan para pelaku di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Kapolresta Bogor Kota, Kombespol Bismo Teguh Prakoso, mengungkapkan empat pelaku berinisial NCR (19), MIN (19), DPP (18), dan FS (21) ditangkap saat meracik cokelat ganja untuk dijual secara online.

Baca Juga :  Menkomdigi Digoyang Pegawai Judol, Meutya Hafid Langsung Lapor Prabowo

“Mereka telah beroperasi lebih dari 2 bulan, karena berdasarkan keterangan tersangka, kontrakannya sering pindah-pindah,” kata Bismo dalam keterangannya, dikutip Jumat (2/2/2024).

Untuk mengelabuhi polisi, para pelaku mengemas ganja tersebut dengan kemasan bola-bola cokelat.

Satu butir cokelat narkoba ini kemudian dijual secara online dengan kisaran harga Rp 100.000.

“Tersangka mencampur cokelat dengan ganja, ini home industry pembuatan varian baru yakni cokelat ganja,” kata Bismo.

Baca Juga :  Senior Bunuh Junior di Depok, Pelaku Cemburu Korban Mahasiswa UI yang Tajir

“Jadi, pesan kepada orang tua agar waspada terhadap keluarga dan anak-anaknya. Cokelat ternyata bisa dicampur dengan ganja,” sambung Bismo.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Eka Chandra, mengatakan pengakuan para tersangka cokelat ganja tersebut dijual di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Tersangka juga banyak beroperasi di kawasan Tanah Sareal, Bojonggede, Bojonggede-Kemang (Bomang), Tajurhalang dan wilayah dekat Tanah Sareal.

“Untuk dipasarkannya di wilayah Bogor Kota, ada juga di Kabupaten Bogor tapi tempat produksi ada di wilayah Bojonggede. Kebanyakan sistem tempel, biasa melalui online atau by WA,” ujar Eka.

Baca Juga :  Bahar Smith Laporan Ditembak OTK, Begini Ceritanya

Dalam memproduksi cokelat narkoba ini, para tersangka memesan bahan ganjanya dari Cilengsi, Bogor, dengan cara sistem tempel.

“Ada juga yang dikonsumsi tersangka sendiri dan mereka menyatakan efeknya hampir sama dengan ganja biasa,” tandasnya. (Tya/Red)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...