Aliansi.co, Jakarta – Bank Jakarta mencatatkan sederet prestasi melalui berbagai penghargaan tingkat nasional.
Capaian tersebut mencakup kinerja korporasi hingga kepemimpinan Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo dalam mendorong transformasi perusahaan.
Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (Kamaksi) Joko Priyoski menilai, sederet penghargaan yang diraih Bank Jakarta menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan daya saing di industri perbankan.
“Komitmen dan capaian prestasi Bank Jakarta tentunya harus mendapat dukungan publik guna memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Joko dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/10/2026).
Menurut Joko, berbagai pencapaian tersebut dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bank Jakarta, yang sebelumnya bernama Bank DKI.
Ia juga menyoroti penghargaan yang diterima Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo, yang dinobatkan sebagai salah satu pemimpin BUMD terbaik dalam ajang TOP BUMD Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas komitmennya dalam mendorong percepatan transformasi perusahaan.
Selain itu, Agus juga disebut meraih penghargaan CEO Terbaik 2025 dari Majalah Infobank. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya memperkuat kinerja keuangan perusahaan di tengah pergeseran lanskap industri perbankan menuju layanan berbasis digital.
Sementara itu, Bank Jakarta disebut berhasil mempertahankan predikat tertinggi, yakni Bintang 5, dalam TOP BUMD Awards selama masa kepemimpinan Agus.
Dalam menjalankan transformasi, Bank Jakarta mengembangkan empat pilar utama yang mencakup penetrasi bisnis ke dalam ekosistem Pemprov DKI Jakarta, pengembangan teknologi digital, penguatan manajemen risiko, serta transformasi budaya kerja.
Pada aspek manajemen risiko, Bank Jakarta juga memperkuat mitigasi terhadap risiko siber melalui kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Transformasi turut dilakukan melalui penguatan transaksi nontunai. Penggunaan QRIS di 20 pasar tradisional Jakarta dilaporkan meningkat hampir 47 persen.
Peningkatan transaksi digital tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap sistem keuangan formal.
Selain itu, Bank Jakarta disebut telah menghadirkan wajah digital baru melalui pembaruan situs web resmi yang lebih berorientasi pada kebutuhan nasabah atau customer-centric.
Perusahaan juga meluncurkan Kartu Debit Visa Bank Jakarta untuk memperluas jaringan transaksi sekaligus memberikan kemudahan bagi nasabah.
Meski demikian, Joko mengingatkan agar berbagai pencapaian tersebut tetap dibarengi dengan konsistensi dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Menurutnya, penerapan tata kelola yang baik penting untuk memastikan perusahaan dikelola secara transparan dan akuntabel, sekaligus mencegah potensi fraud atau penyimpangan.
“Bukan hanya sekadar dukungan dan apresiasi, publik berharap Bank Jakarta terus berkomitmen menerapkan Good Corporate Governance (GCG) guna mencegah terjadinya fraud atau penyimpangan,” kata Joko.
“Tentunya kritik dan masukan yang positif sangat dibutuhkan dari masyarakat untuk kemajuan Bank Jakarta dalam menjalankan tugas utamanya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” sambungnya. (gon)
