Untuk menampung pedagang terdampak, Pemkot Jakarta Selatan menyiapkan sejumlah lokasi relokasi, yakni Unit Pengelola Kawasan (UPK) Setu Babakan, Lokasi Binaan (Lokbin) Pasar Minggu, dan Teras Lenteng Agung. Pasar Bintaro juga disebut sebagai salah satu alternatif lokasi berjualan.
Khusus di sentra kuliner Lokbin Pasar Minggu, tersedia sekitar 400 kios yang dapat dimanfaatkan pedagang. Hingga awal Oktober 2026, tercatat 63 pedagang telah menempati lokasi tersebut.
“Saat ini, tercatat sudah ada 63 pedagang yang menempati sentra kuliner yang telah disiapkan,” kata Siswanto.
Ia menjelaskan, penataan kawasan Setu Babakan tidak hanya menyasar aktivitas perdagangan, tetapi juga bertujuan mengembalikan fungsi aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang selama ini digunakan untuk berjualan.
“Target sasaran penataan ini tidak hanya mencakup para pedagang, tetapi juga pengembalian fungsi aset milik Pemprov DKI Jakarta seperti saluran air dan trotoar yang selama ini diokupasi pedagang,” pungkasnya.
