Sabtu, Oktober 3, 2026

Biaya Haji 2025 Turun jadi Segini, Menteri Agama: Harapan Presiden Prabowo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah mengumumkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025 turun sebesar Rp 4 juta dari tahun sebelumnya.

Penurunan biaya haji ini telah disepakati Kementerian Agama dan DPR dalam rapat kerja di Gedung DPR, pada Senin (6/1/2025).

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan, penurunan biaya haji ini merupakan harapan Presiden Prabowo Subianto sejak awal.

“Penurunan BPIH ini merupakan harapan Presiden Prabowo yang mengobsesikan agar calon jemaah haji diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji dengan biaya lebih murah, ketika itu dimungkinan,” kata Nasaruddin dalam keterangannya, dikutip Selasa (7/1/2025).

Baca Juga :  Soal Anies Pilih Cak Imin, AHY Ajak Kadernya Move On meski Belum Bisa Melupakan

Dia mengatakan, dalam kesepakatan pemerintah dan DPR biaya haji tahun 2025 turun sebesar Rp 4 juta atau menjadi Rp89,4 juta.

Biaya sebesar itu dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp16.000, dan 1 SAR sebesar Rp4,2 juta.

Adapun biaya haji tahun 2024 yakni sebesar Rp93,4 juta.

Dikatakan, penurunan BPIH berdampak pada turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar jemaah dan nilai manfaat yang dialokasikan dari hasil optimalisasi setoran awal jemaah.

Baca Juga :  Mentan Amran Mendadak Minta KPK Berkantor di Kementan, Maksudnya Apa?

Bipih yang dibayar jemaah, rata-rata sebesar Rp55,4 juta atau 62% dari total BPIH 2025.

Sisanya yang sebesar 38% atau rata-rata sebesar Rp33,9 juta dialokasikan dari nilai manfaat..

Selain penurunan Bipih, lanjutnya, BPKH juga mendapat kesempatan yang baik karena nilai manfaat yang bisa diberikan kepada calon jemaah haji tidak sebesar tahun lalu.

Baca Juga :  One Way Tol Cipali-Semarang Diperpanjang Lagi, Berlaku Sampai Siang Ini

“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih setinggi tingginya. Harapan kita menjadi harapan masyarakat juga,” katanya.

“Kami memohon kepada Allah, perjuangan ini bisa diterima baik oleh semua pihak, termasuk masyarakat kita yang akan berhaji,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...