Sabtu, Juli 4, 2026

Bunuh dan Mutilasi Bosnya, Husen Simpan Dendam Sejak Kecil Dipukuli Sang Ayah

WIB

Aliansi.co, Semarang- Muhammad Husein (28), pelaku utama pembunuhan dan mutilasi pemilik depot air isi ulang di Jalan Mulawarman, Semarang, memiliki kisah kelam dengan keluarganya.

Bahkan, Husen mengaku menyimpan dendam dengan sang ayah yang saat ini tinggal di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sejak lulus SMK, anak ke-6 dari 8 bersaudara ini menjalani hidup dengan merantau.

Itu karena hubungannya dengan sang ayah yang tidak akur sejak usianya menginjak remaja.

“Ibu sudah meninggal dunia. Kalau ayah masih ada, tapi sudah lama tidak akur. Saya jarang komunikasi sama ayah,” ungkap Husen, dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi pelat merah, dilansir pada Kamis (11/5/2023).

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka Penganiayaan, Darah Tinggi dan Kolesterol Pierre Gruno Kambuh

Husein mengaku hingga kini masih dendam dengan ayahnya.

Kemarahan Husen dilatarbelakangi perlakuan kasar sang ayah terhadap dirinya.

Ia menyebut sang ayah juga tidak pernah peduli dengan dirinya meski berada di rumah.

“Sampai sekarang saya masih marah sama ayah. Sudah tidak pernah kontak. Sudah dua tahun lebih tidak kontak. Tiap saya merantau tidak ada keluarga yang menanyakan kabar. Padahal kalau saya di rumah dan yang lain merantau, saya disuruh untuk menanyakan kabar mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiga Hakimnya Diadukan ke Badan Pengawas MA, Begini Tanggapan PN Jaksel

Bahkan Husen masih teringat dengan perlakukan ayahnya ketika ia masih SMP.

Husen mengaku saat itu dirinya dipukul pada bagian kepala hingga mengalami luka dan terpaksa harus dijahit.

Padahal, menurutnya ia hanya melakukan kesalahan layaknya seorang anak kecil.

“Ya nakalnya hanya nakal seorang anak kecil. Seperti pulang magrib setelah main sepak bola dan waktu itu sudah mandi, tapi dikiranya habis mencari belut di sawah, dan tidak mandi, langsung saya dipukul,” kata Husen.

Baca Juga :  Diperankan Artis dan Selebgram, Produksi Film Porno Raup Rp500 Juta dari 10 Ribu Member

“Itu kejadiannya pas saya masih SMP kelas 1, sekitar umur 11 tahun. Saya dipukul sampai cacat fisik sebelah kiri. Jari tangan kanan ini tidak bisa gerak lagi karena saraf-nya kena dan kaki saya juga kena,” beber Husen.

Husen merupakan pelaku tunggal pembunuhan pemiliik depot air isi ulang, Irwan Hutagalung (53).

Selain dibunuh dengan menggunakan linggis, Husen juga memutilasi bosnya hidup-hidup.

Kini Husen telah ditahan di Mapolrestabes Semarang guna mempertanggungjawabkan aksi kejahatannya. (*)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...