Sabtu, Juli 4, 2026

Hasil Survei, Kepercayaan Publik kepada Polri Tembus 72 %, KPK hingga Parpol Lewat

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kepercayaan publik terhadap institusi Polri kembali mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politika, kepercayaan publik kepada Polri tembus di angka 72 %.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Rizka Halida mengatakan bahwa hasil survei lembaganya menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri meningkat hingga mencapai 72%.

Hal itu menandakan kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara semakin pulih.

Baca Juga :  Antisipasi Kemacetan, KAI Imbau Pemudik Berangkat Lebih Awal Menuju Stasiun 

“Kepercayaan terhadap Polri saat ini tampak mulai pulih setelah sempat jatuh ke level paling rendah di antara lembaga-lembaga lain ketika diguncang kasus Sambo,” ungkap Rizka secara daring, dikutip Senin (2/10/2023).

Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 63% cukup percaya dan 9% sangat percaya.

Kepercayaan publik kepada Korps Bhayangkara melewati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), MPR, DPR, DPD, termasuk partai politik.

Baca Juga :  Rubah Seat Jemaah Haji Indonesia, Kemenag Sebut Maskapai Saudia Airlines Tidak Profesional

Dalam catatan Indikator, menurut Rizka, karena dampak ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak sejumlah jenderal yang terlilit perkara.

Selain itu, Polri dianggap publik mampu bersikap netral dengan tidak melindungi para perwiranya dari jerat hukum maksimal.

Survei dilakukan Indikator Politik Indonesia dalam rentang waktu 25 Agustus-3 September 2023 dengan menggunakan metode random sampling.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun Sebelum Lebaran

Survei itu melibatkan sebanyak 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95% dan toleransi kesalahan sekitar 2,9%.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...