Sabtu, Oktober 3, 2026

Insiden Mobil BMW Tabrak Mahasiswa UGM, Keluarga Christiano Tarigan Minta Maaf

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ayah Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan meminta maaf atas kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Palagan, Sleman, Yogyakarta, pada 24 Mei 2025 lalu.

Diketahui, kecelakaan itu menyebabkan meninggalnya seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Argo Ericko Achfandi.

Setia Budi Tarigan, ayah dari pengemudi BMW Cristiano juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Argo terkait insiden kecelakaan yang disebabkan oleh anaknya.

“Saya dan istri saya, atas nama Christiano Tarigan memohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang sama-sama tidak kita inginkan ini. Dari lubuk hati yang paling dalam, izinkan kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada Ibu Melina dan keluarga yang telah kehilangan Ananda Argo,” ujar Setia Budi Tarigan, Senin (2/6/2025).

Baca Juga :  Bareskrim Gulung Sindikat Online Scam Berkedok Loker Paruh Waktu

Ia juga meminta maaf lantaran baru bisa memberikan keterangan ke publik terkait kasus kecelakaan mobil yang terjadi.

Hal itu untuk menghormati pihak keluarga korban yang masih berkabung.

“Selain itu saya masih harus melakukan pendampingan kepada putra saya dalam proses pemeriksaan di kepolisian yang mana putra saya masih dalam keadaan trauma sejak kejadian,” tuturnya.

Baca Juga :  Bareskrim Ungkap Penyelundupan Suku Cadang Ilegal Buatan China, Catut Merek Toyota hingga Ford

Dalam keterangannya, Setia Budi juga mengungkapkan terkait sikap keluarganya usai mendengar kabar terjadi kecelakaan tersebut.

Ia mengaku langsung berangkat ke Jogja dan menuju RS Bhayangkara untuk memberikan penghormatan kepada jenazah almarhum Argo.

Lalu, lewat perantara bapak kos Argo, Setia Budi diperkenankan langsung berbicara dengan Ibunda Argo untuk menyatakan belasungkawa dan meminta izin untuk mengurus jenazah Argo sampai kepada pemberangkatannya ke rumah duka di Cilodong Depok, Jawa Barat.

Baca Juga :  Tak Indahkan Instruksi DPN, Muscab Peradi Jaksel Dinyatakan Tidak Sah, Ratusan Advokat Walk Out 

“Selain itu saya juga mengirimkan perwakilan keluarga untuk mengurus hal-hal yang dibutuhkan di rumah duka sampai pada pemakaman keesokan harinya,” jelasnya.

Setia Budi juga menerangkan sikap Cristiano saat terjadinya kecelakaan.

Ia menyampaikan, bahwa anaknya telah berteriak untuk meminta pertolongan warga sekitar saat melihat Argo tergeletak di jalanan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...