Sabtu, Oktober 3, 2026

Kapolri Soroti Kebocoran Anggaran dari Sektor Sawit, Masuk Asta Cita Presiden Prabowo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti kebocoran anggaran negara dari sektor sawit yang masuk dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Kapolri menekankan potensi kebocoran ini bisa dimaksimalkan untuk pemasukan anggaran negara.

Hal itu disampaikan Kapolri Listyo Sigit saat membuka kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan penyidik dan penyidik pembantu tindak pidana bidang perkebunan dan kehutanan Polri, pada Senin (14/1/2025).

“Baik saya sampaikan pada rekan-rekan bahwa hari ini kita berbicara khusus terkait dengan masalah sawit ataupun keterlanjuran sawit, dan ini saya kira masuk di dalam Asta Cita Bapak Presiden khususnya ke-5,” kata Listyo Sigit dalam pidato sambutannya , dikutip Selasa (14/1/2025).

Baca Juga :  Banyak Kasus Kehilangan Sandal, Tim Krisis Penanganan Jemaah Haji Siaga Berjaga

Listyo menyampaikan berdasarkan perhitungan para ahli, investasi sawit saat ini sebesar US$618,1 M, dan ekspor sebesar Rp857,9 miliar.

Sehiingga, jika dimaksimalkan maka tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi bisa bertambah Rp235,9 miliar.

“Namun demikian dari catatan 179 produk hilir, Indonesia juga berada di posisi paling tinggi, kalau kita lihat dari bagaimana perbandingan Indonesia dengan negara-negara lain,” katanya.

Baca Juga :  Kapolri: Idul Fitri Selalu Mengisahkan Sejuta Cerita

“Terlihat bahwa Indonesia memiliki produksi 47 juta ton atau setara dengan 59,26% dari produksi global, artinya negara kita tertinggi, tertinggi dalam hal produksi sawit,” sambung Kapolri.

Dirinya pun berharap kedepan Indonesia dapat memimpin dan menguasai pasar dunia, khususnya sektor sawit.

Karena itu, Listyo meminta Satgas Polri fokus menekan potensi kebocoran untuk memaksimalkan pendapatan negara.

Baca Juga :  KTT G20 Brasil, Prabowo Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dan Transisi Energi Hijau

“Jadi ini yang tentunya menjadi arah dan kebijakan Bapak Presiden dan harapannya Polri yang saat ini diajak untuk masuk di satgas betul-betul bisa melaksanakan apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden ini dengan maksimal,” tutup Kapolri.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...