Sabtu, Oktober 3, 2026

Kebakaran Gudang Peluru TNI Berhasil Dipadamkan, Pangdam Jaya Ungkap Pemicunya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kekabaran gudang peluru milik TNI di di Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor berhasil dipadamkan pada Minggu (31/3/2024) dinihari.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan mengatakan bahwa kebakaran gudang peluru yang berasal dari gudang nomor 6 Gudmurah saat ini sudah padam.

“Tadi kita sudah melakukan langkah penanganan untuk pemadaman titik api dari gudang nomor 6 Gudmurah Kodam Jaya. Pukul 03.45 WIB tadi, dapat kita pastikan titik api sudah dipadamkan,” kata Mohamad Hasan, kepada wartawan, Minggu (31/3/2024) pagi.

Baca Juga :  Sosok Kabareskrim Komjen Wahyu Widada, Peraih Adhi Makayasa-Perumus Visi Polri Presisi

Pangdam menyampaikan, setelah pemadaman pada titik api, pihaknya langsung melakukan proses pendingan di lokasi gudang yang terbakar.

“Hingga saat ini masih kita lakukan pendinginan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak lain yang kita tidak inginkan,” katanya.

Jenderal bintang dua itu pun mengapresiasi para petugas yang membantu penanganan kebakaran tersebut, terutama petugas Damkar dari DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, dan Kota Bekasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Pasokan Listrik dan BBM Diprioritaskan di Lokasi Banjir Sumatera

“Sehingga titik api yang tadi kita memicu ledakan, sudah berhasil kita padamkan,” ucapnya.

Pangdam mengungkapkan pemicu ledakan di gudang amunisi milik Kodam Jayakarta Angkatan Darat itu karena peluru yang kedaluwarsa.

Peluru tersebut berada di gudang 6 Gudmurah.

Adapun peluru yang ada di gudang tersebut berjumlah 160.000 jenis amunisi.

“Gudmurah itu berisi amunisi-amunisi yang sudah kedaluwarsa dan pengembalian dari berbagai satuan di wilayah Kodam Jaya,” katanya.

Baca Juga :  Resmi Jabat Pangdam Jaya, Kasad Dudung Titip Pesan Khusus kepada Mayjen Mohamad Hasan

Pangdam menyebut hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat terbakarnya Gudang 6, Gudmurah Kodam Jaya

“Sampai saat ini, kami sudah mengecek seluruh lokasi di parameter kami, bahwa tidak ada korban jiwa,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...