Sabtu, Oktober 3, 2026

Kediaman Habib Rizieq Mendadak Didatangi Polisi, Ada Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Habib Rizieq mengaku kediamannya mendadak didatangi polisi dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

“Beberapa hari yang lalu, saya didatangi empat anggota polisi, dipimpin oleh seorang pangkat Kombes. Mereka dari Mabes Polri dan dari Polda Metro Jaya,” kata Rizieq dalam acara Istighotsah Kubro di Pademangan, Jakarta Utara tadi malam, dikutip Jumat (9/2/2024)

Rizieq menyebut, ini pertama kalinya polisi datang ke kediamannya setelah insiden penembakan di KM 50 yang menewaskan 6 syuhada anggota FPI.

Baca Juga :  Pelunasan Biaya Haji 2023 Resmi Ditutup, Catat Jadwal Pemberangkatan Kloter Pertama

“Semenjak kasus KM 50, belum ada polisi yang berani datang ke rumah saya, baru kemarin datang lagi,” ujar Rizieq.

Rizieq menuturkan tetap menerima polisi yang datang ke rumahnya dengan baik.

Di sana, polisi itu lantas menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya.

“Jadi mereka sampaikan kepada saya satu, visi misi yang sangat bagus. Beliau sampaikan kami dari kepolisian punya program cooling system,” cerita Rizieq.

Baca Juga :  Posting Foto Ekspresi Kecewa, Ustadz Abdul Somad Ungkap Sejarah Penduduk Pulau Rempang

Dia menjelaskan cooling system adalah sistem agar bagaimana umat tetap sejuk, damai, dan Pemilu yang akan datang tidak menimbulkan keributan, bentrok, serta kerusuhan yang mengakibatkan hilangnya nyawa.

Rizieq menyebut keempat polisi meminta dukungan dirinya dan para ulama untuk menyukseskan Pemilu damai.

“Saya terima, saya pakai programnya, kemudian saya beri nasihat. Saya katakan kepada mereka, ‘Sampaikan saja kepada Bapak Kapolri, kalau ingin Pemilu damai, maka gelarlah Pemilu yang jujur dan adil,” ucap Rizieq.

Baca Juga :  Mendagri Tito Ungkap Kunci Sukses Pemimpin Daerah yang Kuat

Rizieq pun bersedia mengajak umat Islam seluruh Indonesia untuk mendukung TNI, Polri menciptakan Pemilu yang jujur dan adil.

Dia juga siap membantu mengamankan pelaku-pelaku yang curang dalam Pemilu.

“Kalau ada yang coba-coba mau mengacaukan Pemilu, kami siap bantu TNI-Polri mengamankan siapapun yang ingin berbuat curang di Pemilu yang akan datang,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...