Sabtu, Juli 4, 2026

Kronologi Permintaan Video Tak Senonoh Pegawai Rutan KPK kepada Istri Tahanan Koruptor

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Dewan Pengawas KPK melakukan sidang etik terhadap pegawai rutan KPK berinsial M (35) karena diduga melakukan tindakan tak senonoh kepada istri salah satu tahanan koruptor inisial B.

Berdasarkan pemeriksaan dan kesaksian istri tahanan, bahwa M pegawai rutan KPK meminta video call sejak September 2022.

Dalam dokumen salinan putusan Dewas KPK dengan nomor: 01/DEWAS/ETIK/04/2023 yang dikutip dari berbagai sumber, istri tahanan mengaku bahwa petugas berinisial M terang-terangan menyatakan ingin melihat bagian tubuhnya.

Baca Juga :  Mulai Besok ASN DKI Diawasi Lewat Video Call, Jika Tak Disiplin Kembali Lagi WFO

Bahkan M disebutkan meminta paksa ketika menelepon maupun video call.

Karena takut jika tidak dituruti akan berpengaruh dengan suaminya yang sedang ditahan di rutan KPK, B, akhirnya menuruti permintaan petugas rutan KPK tersebut.

Selain itu, dokumen salinan putusan Dewas KPK juga mengungkap bahwa sang petugas rutan KPK berinsial M itu atas inisiatifnya sendiri memperlihatkan alat vitalnya kepada B.

Baca Juga :  Bantu Tahanan Polsek Tanah Abang Kabur, Istri Komeng Terancam 7 Tahun Penjara

Petugas rutan KPK berinisial M juga beberapa kali mengajak B untuk menginap di hotel di Jakarta, namun permintaan itu ditolak.

Pada 30 September 2022, keduanya bertemu di Tegal, Jawa Tengah, tapi hanya sekadar makan dan nonton bioskop.

Petugas rutan KPK berinisial M sendiri menurut dokumen salinan putusan Dewas KPK tersebut membenarkan dan tidak membantah pengakuan B dalam kesaksiannya.

Baca Juga :  Tak Terima Disalip, 'Bang' Jago Pengeroyok Sopir Taksi Online Ternyata Pakai Mobil Rental
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...