Aliansi.co, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta kini menjadi kota pelajar nomor satu di Indonesia.
Hal itu disampaikan saat melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dengan 282 di antaranya merupakan guru, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Pramono menegaskan, tenaga pendidik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para guru, khususnya guru fungsional yang baru dilantik, atas peran mereka dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta.
“Karena Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia,” ujar Pramono.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain memperluas wawasan dan keterampilan, pendidikan juga membuka peluang bagi keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi mereka.
Karena itu, Pramono meminta para guru tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Ia menekankan pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan, perundungan, hingga pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.
Ia berharap sekolah dapat menjadi tempat yang mendukung perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter anak.
Untuk menunjang hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pembenahan fasilitas sekolah dan perluasan akses bantuan pendidikan.
Pembenahan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi siswa dan tenaga pendidik.
Pramono mengingatkan agar seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik agar menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi dalam organisasi pemerintahan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jabatan itu amanah dan sekaligus ujian. Kesempatan ini gunakanlah sebaik-baiknya. Saya berharap jabatan yang disandang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak dan organisasi,” tegasnya.
