Sabtu, Oktober 3, 2026

Momen Legislator PDIP Sentil Natalius Pigai yang Tidak Nampak di Pagar Laut

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota Komisi XIII DPR RI Siti Aisyah menyentil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai yang belum menunjukkan kinerjanya selama 100 hari menjabat.

Legislator PDIP itu menilai bahwa Natalius Pigai tak pernah hadir dalam menangani pelanggaran HAM yang tengah viral, salah satunya terkait pagar laut.

Momen itu dikatakan Siti saat rapat kerja Komisi XIII bersama Kementerian HAM, di Gedung Parlemen, Rabu (5/2/2025).

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ajak Jalankan Pasal 33 UUD 1945 dengan Baik

“Ketika Bapak dipilih sebagai Menteri HAM, sebenarnya saya pribadi punya harapan besar karena Bapak adalah pemerhati HAM dan bergerak di sana,” kata Siti, dilansir dari siaran TV Parlemen, Kamis (5/2/2025).

“Tetapi setelah 105 hari bekerja, kami enggak nampak sedikitpun apa yang sebenarnya Bapak kerjakan selama jadi menteri,” sambung Siti.

Siti lalu menyinggung anggaran Rp20 triliun yang pernah diminta Natalius Pigai untuk Kementerian HAM.

Baca Juga :  Malam Minggu, Jokowi Kejutkan Pengunjung Malioboro

Menurutnya, permintaan anggaran sebesar itu sempat jadi pembicaraan.

Padahal, kata Siti, anggaran sebesar itu masih kurang untuk menunjang program-program rehabilitasi maupun pemulihan pelanggaran HAM.

Ia pun mempertanyakan bagaimana anggaran tersebut digunakan jika Natalius Pigai sendiri belum terlihat dalam menyelesaikan pelanggaran HAM selama ini.

“Banyak pelanggaran HAM di Indonesia yang viral, mungkin bapak juga tahu seperti  Rembang dan pagar laut, tapi saya enggak lihat Bapak hadir di sana,” kata Siti.

Baca Juga :  Dilantik Prabowo, Pimpinan dan Dewas KPK Kompak Ucapkan Sumpah

“Jadi Pak, saya ingin ke depan, ayo Pak, ketika Bapak jadi menteri anggap sajalah itu cuma pakaian. Tapi kami ingin Pak Pigai yang dulu,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...