Sabtu, Juli 4, 2026

Operasi Keselamatan Jaring 30.468 Pelanggar Lalin, Paling Banyak Tak Pakai Sabuk dan Helm Standar

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Korlantas Polri menjaring sebanyak 30.468 pelanggar lalu lintas (lalin) dalam Operasi Keselamatan 2024.

Dari jumlah tersebut, yang paling banyak ditindak Polri adalah pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman, dan tidak memakai helm Standar Nasional Indonesia alias SNI.

“Didominasi pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt ada 2.968 pelanggar. Lalu pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm SNI sebanyak 1.574 pelanggar,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Mabes Polri, dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2024).

Baca Juga :  Cegah Duplikasi, Korlantas Polri Ganti Nomor SIM dengan NIK KTP

Jumlah pelanggaran tersebut merupakan penindakan sejak 4 Maret hingga 8 Maret 2024.

Dia mengatakan, Operasi Keselamatan masih berlangsung hingga 17 Maert 2024.

Trunoyudo menerangkan, 30.468 pelanggar yang terjaring merupakan penindakan dari dua model tilang.

“Dari tilang elektronik menindak 6.617 pelanggar, dan tilang non elektronik 23.851 pelanggar,” ujarnya.

Di tengah operasi ini, Karopenmas menghimbau ke masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan dalam berlalu lintas.

Baca Juga :  Mudik 2024, One Way di Tol Cipali-Semarang Berlaku Mulai 5 April

Untuk menekan angka kecelakaan, kata dia, pengendara yang tidak tertib lalu lintas akan ditindak.

“Demi kelancaran, tim Operasi Keselamatan dan jajaran akan menertibkan pengendara roda 2 dan 4 untuk menekan angka kecelakaan,” tegasnya.

Karopenmas menyebut Operasi Keselamatan 2024 bukan hanya milik Polri, tetapi untuk kepentingan dan tanggung jawab bersama.

Ia berharap operasi ini bisa menumbuhkan intpropeksi diri dari masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga :  Jalan Panjang Bontor OL Tobing menjadi Pengacara Kondang: Sabar Menjalani Proses

“Demi keselamatan dan intropeksi arti penting keselamatan berlalu lintas,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...