Selasa, Mei 19, 2026

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi.

Keduanya diketahui sempat melarikan diri hingga ke Majalengka, Jawa Barat, sebelum akhirnya ditangkap aparat.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad seorang karyawan kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang menggegerkan warga.

Baca Juga :  Mulai Besok Operasi Patuh Jaya, Target Sasaran Pengendara Lawan Arus hingga Pelat Dewa

Penyelidikan pun mengarah pada dua sosok yang merupakan rekan kerja korban sendiri.

Kedua terduga pelaku diketahui berinisial Saman alias S dan Aksa alias DS alias ANS.

Mereka diduga kuat terlibat dalam pembunuhan tersebut, meski hingga kini motifnya masih belum dipastikan.

Setelah kejadian, keduanya sempat menghilang dan diduga membawa kabur sejumlah barang milik pemilik kios.

Baca Juga :  Ratusan Jemaah Umrah Telantar di Arab Saudi, Kemenag Mengaku Kecolongan

Pelarian mereka berakhir setelah Tim Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil melacak keberadaan mereka di wilayah Majalengka.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan penangkapan tersebut.

“Sudah, dua orang pelakunya sudah kita tangkap,” ujar Abdul Rahim saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, kedua terduga pelaku diamankan di Majalengka setelah sebelumnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Jaksa Tuntut Anak AG Pidana 4 Tahun Penjara LPKA

Namun demikian, pihak kepolisian belum merinci kronologi penangkapan maupun peran masing-masing pelaku dalam aksi keji tersebut.

Polisi juga masih mendalami motif pembunuhan, apakah berkaitan dengan persoalan pribadi, ekonomi, atau konflik internal di tempat kerja.

“Untuk motif masih dalam pendalaman, nanti akan kami sampaikan secara lengkap setelah penyidikan selesai,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...