Selasa, Agustus 18, 2026

Penerbangan Jemaah Haji Sering Molor, Kemenag Sentil Garuda Indonesia

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) menyentil maskapai Garuda Indonesia terkait penerbangan jemaah haji yang sering molor.

Kemenag mengingatkan agar maskapai Garuda Indonesia komitmen dengan jadwal penerbangan jemaah haji yang sudah disepakati.

Hal itu disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menyusul adanya sejumlah perubahan jadwal penerbangan jemaah haji Indonesia yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Hasil evaluasi Kemenag selama 13 hari masa pemberangkatan, sejumlah penerbangan pesawat Garuda Indonesia molor dari jadwal.

Baca Juga :  Disaksikan Prabowo, Investor Qatar Teken MoU Bangun 1 Juta Unit Rumah di Istana Negara

Antara lain penerbangan jemaah kloter 29 Embarkasi Solo, kloter 12 Embarkasi Medan, kloter 28, 29, dan 30 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, serta kloter 4 Embarkasi Banjarmasin.

“Saya minta agar maskapai benar-benar komitmen dengan jadwal penerbangan yang sudah disepakati sejak awal, sehingga tidak sering terjadi perubahan,” tegas Saiful Mujab melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (4/6/2023).

Baca Juga :  Ingat! Jangan Masukin Air Zamzam ke Koper, Sebab Bakal Dibongkar Petugas Bandara

Menurut Saiful Mujab, pelaksanaan jadwal penerbangan secara tepat dan ketat perlu dilakukan karena berkaitan dengan proses mobilitas jemaah pada setiap tahapannya.

Jadwal penerbangan itu sudah diinformasikan ke semua jemaah berikut tahapan keberangkatan mereka dari masing-masing Kabupaten/Kota menuju embarkasi.

Jika terjadi perubahan, kata Saiful, maka itu akan berdampak pada tahapan-tahapan lainnya, termasuk di Madinah dan Makkah.

“Perubahan jadwal penerbangan, bisa memberikan efek domino pada tahapan kegiatan jemaah haji, baik di asrama haji, Madinah, dan Makkah. Apalagi, kedatangan jemaah di Madinah juga terkait dengan masa pelaksanaan Arbain (salat wajib berjemaah selama 40 waktu di Masjid Nabawi) dan masa tinggal mereka, sebelum diberangkatkan ke Makkah,” sebutnya.

Baca Juga :  Banyak Kasus Kehilangan Sandal, Tim Krisis Penanganan Jemaah Haji Siaga Berjaga

“Jadi saya minta maskapai agar benar-benar komitmen dengan jadwal yang telah disepakati,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...