Selasa, Mei 19, 2026

Peran “Bos Aceh” Terbongkar di Balik Peredaran 1,5 Kg Sabu Jaringan Ko Erwin

WIB

Alianis.co, Jakarta- Peran sosok yang dikenal dengan sebutan “Bos Aceh” mulai terkuak dalam pusaran kasus peredaran 1,5 kilogram sabu jaringan Erwin Iskandar alias Ko Erwin.

Nama tersebut mencuat setelah penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap seorang kurir yang mengaku memperoleh barang haram itu dari figur misterius tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengatakan, pengungkapan ini berawal dari penangkapan Akhsan Al-Fadhil alias Genda di Pekanbaru, Riau.

Tersangka ditangkap pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah warung makan di Jalan SM Amin.

Baca Juga :  Sindikat Perdagangan Orang Antar Provinsi Digulung Polisi, Big Boss dalam Pengejaran

“Yang bersangkutan berperan sebagai kurir dari sindikat bandar narkoba Erwin Iskandar,” ujar Eko dalam keterangannya, dikutip Senin (1/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, Akhsan mengakui bekerja sama dengan Ko Erwin dalam mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat.

Ia juga menyebut sabu seberat 500 gram dan 1 kilogram yang mereka edarkan berasal dari seseorang yang dikenal dengan panggilan “Bos Aceh”.

Eko menjelaskan, sabu tersebut dibawa dari Jakarta menuju Bima melalui jalur darat menggunakan mobil Toyota Raize warna hitam milik Ko Erwin.

Baca Juga :  Ditetapkan sebagai Tersangka, Sopir Bus Rosalia Indah Mengaku Lelah dan Ngantuk

“Barang itu kemudian disimpan di sebuah hotel setibanya di Bima sebelum diedarkan,” kata Eko.

Lebih lanjut, sabu seberat 500 gram disebut diambil oleh AKP Maulangi selaku Kasat Narkoba Polres Bima Kota.

Sementara itu, sabu seberat 1 kilogram diambil oleh seseorang berinisial AWAN yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Penangkapan Akhsan merupakan hasil pengembangan dari perkara yang menjerat Ko Erwin sebelumnya.

Diketahui, Ko Erwin telah lebih dulu ditangkap dan tengah menjalani proses hukum.

Baca Juga :  Ngekos di Bali, Mahasiswa Asal Medan Tewas Mengerikan, Hotman Paris Siap-siap Turun

Dalam perkara yang berkembang, ia juga diduga pernah menyetor sejumlah uang kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Selain mengamankan tersangka, penyidik turut menyita dua unit telepon seluler dan uang tunai sebesar Rp 2.360.000 sebagai barang bukti.

“Tersangka beserta barang bukti telah diamankan oleh Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terkait jaringan peredaran narkotika tersebut,” tutup Eko.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...