Aliansi.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menyerukan deeskalasi konflik di Timur Tengah melalui dialog dan diplomasi.
Seruan tersebut disampaikan dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Prabowo menekankan pentingnya pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta kepatuhan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Kami terus menganjurkan deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan, hukum internasional, sesuai dengan Piagam PBB, serta menekankan pentingnya dialog dan diplomasi,” kata Prabowo dilansir dari kanal YouTube Setpres.
Menurut Prabowo, peningkatan eskalasi konflik tidak hanya mengancam keselamatan warga sipil, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas dunia dan perekonomian global.
“Setiap eskalasi akan memberi dampak yang sangat merugikan kondisi keselamatan rakyat sipil, serta stabilitas dunia, terutama perekonomian global,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan kerja sama Indonesia dengan Mesir dalam menghadapi berbagai persoalan internasional.
Kedua negara dinilai perlu terus berkonsultasi dan menyatukan langkah melalui forum-forum internasional untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai.
“Kami menekankan pentingnya kedua negara ini untuk selalu berkoordinasi, berkonsultasi, dan bekerja sama di berbagai forum internasional,” tutur Prabowo.
Sementara itu, Presiden El-Sisi menegaskan bahwa penyelesaian konflik harus mengutamakan dialog dan diplomasi dengan menghormati kedaulatan negara serta prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
“Kita juga telah sepakat untuk memastikan bahwa semua diselesaikan dengan dialog dan jalur diplomasi dengan menghormati semua kedaulatan negara dan tidak intervensi di dalam urusan negara lain,” kata El-Sisi.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menyoroti situasi di Palestina.
Ia menyampaikan keprihatinan atas kekerasan, pelanggaran hukum internasional, operasi militer Israel, serta jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil.
Prabowo turut mengecam pembangunan permukiman Israel yang dinilai ilegal.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tetap mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan hidup dalam perdamaian.
“Menurut pandangan kami, Indonesia apalagi, tetap berpandangan bahwa terwujudnya negara Palestina berdasarkan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut. Kami berkomitmen penuh mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan hidup dalam perdamaian,” ujar Prabowo.
