Sabtu, Juli 4, 2026

Prabowo Tawarkan Indonesia Jadi Mediator Redakan Eskalasi di Timur Tengah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menawarkan peran Indonesia sebagai mediator untuk membantu meredakan eskalasi konflik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, Presiden kembali menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mendorong upaya perdamaian di kawasan tersebut.

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau terima,” kata Sugiono dalam keterangannya, dikutip Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Kisah Jemaah Berumur Seabad dari Aceh, Jual Tanah Demi Berhaji

Menurut Sugiono, dalam pertemuan itu Presiden juga memaparkan perkembangan situasi global dan domestik terkini, termasuk dinamika terakhir di Timur Tengah yang dinilai semakin memanas.

Seiring meningkatnya ketegangan, pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

Sugiono mengungkapkan telah memerintahkan Duta Besar RI di Teheran untuk menyiapkan langkah-langkah evakuasi bagi WNI yang bersedia dipulangkan.

“Perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Puji Paul Keating sebagai Sosok Berpengalaman dan Visioner

Ia menambahkan, situasi ke depan masih sangat dinamis sehingga pemerintah akan terus memantau perkembangan secara saksama.

“Tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” lanjut Sugiono.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menjelaskan komunikasi yang telah dilakukannya dengan Menteri Luar Negeri Iran.

Dalam pembicaraan itu, Iran menyampaikan posisinya, sementara Indonesia menegaskan sikap konsistennya untuk mendorong penyelesaian damai.

Baca Juga :  Prabowo Sedih dan Prihatin atas Tewasnya Ojol yang Terlindas Rantis Brimob

“Tentu saja kami menyampaikan juga sikap Indonesia bahwa kita menyesalkan perundingan yang terjadi kemudian gagal yang berakibat pada terjadinya eskalasi,” kata dia.

Ia menegaskan, Indonesia tetap berpegang pada prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah setiap negara serta mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan.

“Kemudian juga menekankan lagi prinsip-prinsip penghormatan kita terhadap integritas wilayah, terhadap kedaulatan wilayah satu negara. Kemudian kita juga menekankan kembali pentingnya untuk kembali ke meja perundingan,” ucap Sugiono.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...